Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN KONFORMITAS DENGAN INTENSI PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA SISWA SMA

Riyan Rahayu Armadani

Abstrak


ABSTRAK

 

Armadani, Riyan Rahayu. 2015.  Hubungan Konsep Diri dan Konformitas dengan Intensi Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja Siswa SMA. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.PSi

 

Kata kunci : konsep diri, konformitas, intensi perilaku seksual beresiko, remaja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan konformitas dengan intensi perilaku seksual berisiko pada remaja.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dan analisis korelasi poroduct moment pearson untuk menganalisis korelasi antara varaiabel X1 dengan Y, kemudian variabel X2 dengan Y, serta menggunakan analisis korelasi ganda untuk menganalisis korelasi antara variabel X1, X2, dengan Y. Sampel yang di ambil adalah siswa kelas XI SMA Islam Al-Maarif Singosari sebanyak 130 orang dengan teknik simple random sampling. Variabel independen penelitian ini adalah konsep diri dan konformitas, serta variabel dependen yaitu intensi perilaku seksual berisiko. Intrumen yang digunakan adalah skala konsep diri (α=0,876) dengan 29 aitem, skala konformitasi (α=0,890) degan 35 aitem dan skala intensi perilaku seksual berisiko (α=0,765) dengan 28 aitem.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan intensi perilaku seksual berisiko pada remaja dengan r hitung  sebesar -0,332  dan α=0,000 untuk konsep diri dan α=0,000 untuk intensi perilaku seksual beresiko,sig3,07).

  Saran yang diberikan adalah: agar remaja lebih memahami diri dan menghargai diri sendiri, agar orang tua tidak tabu lagi memberikan pendidikan seksual bagi anaknya, dan agar guru dan sekolah bekerjasama untuk memberikan pelatihan tentang kesehatan reproduksi remaja dengan ditambhkan muatan spriritual, sehingga dapat menjadikan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan produktif