Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Komitmen Organisasi Berdasarkan Locus of Control pada Karyawan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Cabang Malang

Anggun Risfityaningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Risfityaningrum, Anggun. 2015. Perbedaan Komitmen Organisasi berdasarkan Locus of Control pada Karyawan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Cabang Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Weni Utami, M. Si, (2) Drs.H. Mohammad Bisri, M. Si.

Kata kunci: komitmen organisasi, locus of control

Komitmen Organisasi adalah suatu keadaan dimana seorang karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan-tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut. Sedangkan Lokus kendali (locus of control) merupakan tingkat dimana individu yakin bahwa mereka adalah penentu nasib mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan komitmen organisasi berdasarkan locus of control.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif, dimana peneliti mendeskripsikan dan membandingkan komitmen organisasi berdasarkan locus of control internal dan eksternal. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Skala KO dengan validitas berkisar 0,000 – 0,046 dan memiliki reliabilitas sebesar 0,917. Sedangkan Skala LOC memiliki validitas berkisar antara 0,000 – 0,037 dengan nilai reliabilitas sebesar 0,946. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk mendeskripsikan komitmen organisasi dan locus of control karyawan. Penelitian dilakukan pada 60 karyawan PT. Sumber Alfaria trijaya, Tbk Malang terdiri dari 37 karyawan (61,67%) dengan locus of control eksternal dan 23 karyawan (38,33%) dengan locus of control internal. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik independent sample t-test.

Dalam penelitian ini ditemukan bahwa: (1) 10 karyawan (27,03%) termasuk dalam kategori tinggi dan 27 karyawan (72,97%) termasuk dalam kategori rendah. Sedangkan berdasarkan dari locus of control internal, 16 karyawan (69,56%) termasuk dalam kategori tinggi dan 7 karyawan (30,445%) termasuk dalam kategori rendah. (2) Signifikansi dari uji hipotesis menunjukkan angka 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan penemuan tersebut dapat disimpulkan bahwa lebih banyak karyawan yang memiliki komitmen organisasi rendah dan terdapat perbedaan komitmen organsasi berdasarkan locus of control.

Berdasarkan hal tersebut disarankan kepada karyawan untuk lebih meningkatkan komitmen organisasi, misalnya dengan datang tepat waktu, menggunakan jam kerja dengan efisien, sehingga dapat memaksimalkan pekerjaan dan tidak mengganggu tugas yang harus dikerjakan selanjutnya.