Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kematangan Emosi terhadap Kecerdasan Spiritual siswa kelas VII MTsN Mojoroto

Ajeng Okvita Larasati

Abstrak


ABSTRAK

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi tentang: (1.) deskripsi kematangan emosi siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri, (2.) deskripsi kecerdasan spiritual siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri, serta (3.) melihat apakah ada pengaruh kematangan emosi terhadap kecerdasan spiritual siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Tryout dilakukan pada kelas A MTsN Mojoroto dengan jumlah 35 siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri sejumlah 224 siswa.

Sampel yang diambil dengan teknik cluster sampling, maka diambil tiga kelas berdasarkan undian dan terpilih kelas C, I, dan J dengan jumlah siswa masing-masing 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kematangan emosi sebanyak 33 aitem dengan reliabilitas 0,891 dan skala kecerdasan spiritual sebanyak 28 aitem dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,896.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1.) kematangan emosi siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri berada dalam kategori tinggi (2.) kecerdasan spiritual siswa kelas VII MTsN Mojoroto Kediri berada dalam kategori tinggi (2.) kematangan emosi memiliki pengaruh terhadap kecerdasan spiritual.

Berdasarkan penelitian ini maka dapat diperoleh saran bagi siswa, guru bimbingan konseling, orang tua, dan peneliti selanjutnya. Bagi siswa diharapkan penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan diri bagi siswa. Bagi siswa yang telah memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi maka diharapkan untuk terus mempertahankan karena dalam kehidupan sehari-hari diperlukan kecerdasan spiritual. Bagi siswa yang memiliki kecerdasan spiritual rendah maka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual dengan melatih kecerdasan spiritual. Bagi psikolog sekolah, lebih memperhatikan kondisi psikologis siswa khususnya masalah kematangan emosi siswa, dalam memacu prestasi. Bagi peneliti selanjutnya untuk lebih memperbaiki alat ukur yang digunakan sehingga informasi subjek dapat tergali secara mendalam.

Kata Kunci: kematangan emosi, kecerdasan spiritual, siswa kelas VII