Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Komunikasi Antarpribadi dengan Kepuasan Pernikahan.

Lilik Apriliyani

Abstrak


ABSTRAK

 

Apriliyani, Lilik. 2015. Hubungan Komunikasi Antarpribadi dengan Kepuasan Pernikahan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si., (II) Ike Dwiastuti, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: komunikasi antarpribadi, kepuasan pernikahan

 

Tujuan dari suatu pernikahan hakikatnya adalah untuk mencapai suatu kebahagiaan. Kebahagiaan tersebut dapat tercapai apabila dalam pernikahan terdapat kepuasan pernikahan. Salah satu yang masalah yang mempengaruhi kepuasan pernikahan adalah bagaimana kemampuan kedua belah pihak yaitu suami dan istri dalam berkomunikasi antarpribadi. Kualifikasi untuk melakukan komunikasi antarpribadi yang baik yaitu terdiri dari kriteria-kriteria terbuka, empati, dukungan, positif dan kesamaan. Sedangkan kualifikasi untuk memperoleh kepuasan pernikahan adalah sejauh mana kebutuhan material, seksual, dan psikologis terpenuhi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pernikahan di Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk jenis penelitian deskriptif dan korelasional. Subjek penelitian adalah pasangan suami istri dengan usia pernikahan 5-10 tahun di Kecamatan Klojen Kota Malang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik area sampling dan terpilih Kelurahan Gading Kasri dan Kelurahan Kasin sebagai lokasi penelitian di Kecamatan Klojen, dengan jumlah sampel 100 orang. Instrumen yang digunakan berupa skala komunikasi antarpribadi dengan 28 antem valid dan reliabilitas sebesar 0,872. Sedangkan skala kepuasan pernikahandengan 36 aitem valid dan reliabilitas sebesar 0,889. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi product moment.

Berdasarkan hasil analisis, dalam penelitian ini dihasilkan tiga kesimpulan yaitu (1) sebagian besar komunikasi antarpribadi pada pernikahan usia 5-10 tahun di Kecamatan Klojen berada pada kategori rendah yaitu sebanyak 53% (2) sebagian besar kepuasan pernikahan pada pernikahan usia 5-10 tahun di Kecamatan Klojen berada pada kategori rendah yaitu sebanyak 58% (3) terdapat hubungan positif antara komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pernikahan (rxy = 0,705, sig 0,000 < 0,05).

Berdasarkan penelitian ini, disarankan kepada ilmuwan psikologi untuk melakukan evaluasi terhadap konsep kepuasan pernikahan karena terdapat unsur budaya yang ikut mempengaruhi seperti hubungan dengan keluarga besar. Kepada suami dan istri dengan usia pernikahan 5-10 tahun untuk dapat meningkatkan kemampuan komunikasi antarpribadi dikarenakan penting untuk mencapai kepuasan pernikahan. Kemuadian, bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan tema ini, disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti hubungan dengan mertua, kehadiran anak dalam pernikahan, keyakinan beragama, latar belakang keluarga, usia saat menikah, karakter kepribadian dan mencari perbedaan kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh suami dan istri.