Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Stres Kerja dan Perilaku Merokok Pada Karyawati Tempat Hiburan di Kota Malang

Dian Ike Kussrini

Abstrak


ABSTRAK

 

Kussrini, Dian Ike. 2014. Hubungan antara Stres Kerja dan Perilaku Merokok pada Karyawati Tempat Hiburan di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Drs. Fattah Hidayat, S. Psi, M. Si, (II) Pravissi Shanti, S. Psi, M. Si.

 

Kata Kunci: stres kerja, perilaku merokok, karyawati.

 

Perilaku merokok adalah aktivitas menghisap atau menghirup asap rokok dengan menggunakan pipa atau rokok yang dilakukan secara menetap dan dapat diukur melalui intensitas merokok, waktu merokok, frekuensi, fungsi dan lokasi merokok bagi kehidupan sehari- hari. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah stres kerja. Stres kerja adalah kondisi seseorang baik secara fisiologis, psikologis, dan perilaku dalam memenuhi tuntutan perusahaan lingkungan sosialnya, serta kondisi dan situasi pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran stres kerja pada karyawati, (2) mengetahui gambaran perilaku merokok pada karyawati, (3) mengetahui hubungan antara stres kerja dengan perilaku merokok pada karyawati.

Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan incidental sampling. Subjek penelitian berjumlah 54 karyawati yang berusia 18-36 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala stres kerja dan skala perilaku merokok. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment.Hasil penelitian menunjukkan (1) stres kerja pada karyawati berada pada kategori rendah (51,85%), (2) perilaku merokok karyawati berada pada kategori sangat tinggi (37,03%), (3)tidak ada hubungan antara stres kerja dengan perilaku merokok pada karyawati.

Disarankan (1)bagi karyawati hendaknya dapat memperthankan dan meningkatkan kemampuan kerja agar semakin terhindar dari stres, (2) bagi perusahaan diharapkan dapat berperan serta mengadakan kegiatan positif untuk mengurangi stres yang berdampak pada perilaku merokok, (3) bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk menambah jumlah subjek dan memperhatikan faktor yang berpengaruh terhadap perilaku merokok karyawati.