Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kecemasan Pasangan Usia Subur (PUS) Pada Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Bidan Praktek Swasta (BPS) "Ana Pantiani" Desa Kedawung Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan

Ajeng Kinanthi

Abstrak


ABSTRAK

 

Kinanthi, Ajeng. 2013. Kecemasan Pada Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Bidan Praktek Swasta (BPS) “Ana Pantiani” Desa Kedawung Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Psi, (II) Indah Yasminum Suhanti, M.Psi.

 

Kata Kunci: kecemasan, penggunaan alat kontrasepsi, pasangan usia subur

 

Kontrasepsi merupakan suatu metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. Negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki jumlah penduduk besar mendukung program kontrasepsi untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk,  menekan angka kematian ibu dan anak, dan untuk meningkatkan kesejahteraaan keluarga. Dalam hal ini pemerintah Indonesia menyelenggarakan program Keluarga Berencana (KB) melalui pengaturan kelahiran. Hal ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu PUS (Pasangan Usia Subur) untuk meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi. Namun disisi lain ibu-ibu PUS mengalami suatu kekhawatiran terhadap efek samping dari setiap jenis alat kontrasepsi KB yang akan dipilih dan digunakan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yaitu tentang kecemasan terhadap penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Suburdi Desa Kedawung.  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif studi kasus. Dengan penelitian studi kasus,  maka penelaahannya dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail, dan komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrument manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai pengumpulan data, tahap reduksi data dan kategorisasi.

Subjek penelitian dalam studi kasus ini yaitu: Ibu-ibu akseptor KB,  Pasangan Usia Subur, dan bersedia menjadi subjek dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil analisis data,  diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Gambaran kecemasan Pasangan Usia Subur (PUS) penggunaan alat kontrasepsi di Bidan Praktek Swasta (BPS) "ANA PANTIANI" Desa Kedawung dapat dilihat pada subjek penelitian berikut: Kecemasan pada keempat subjek A, B, C, dan D memiliki jenis kecemasan tipe ringan. Dimana keempat subjek dapat mengatakan pengalaman masalalu setelah menggunakan alat kontrasepsi,  pemahaman subjek tentang alat kontrasepsi adalah alat untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sperma.         Terdapat beberapa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan Pasangan Usia Subur (PUS) dalam penggunaan alat kontrasepsi, yaitu: Kecemasan pada keempat subjek sangat bervariasi. Faktor dari dalam subjek berupa masa haid yang tidak teratur, badan gemuk, ada flat hitam diwajah, pusing-pusing, mual-mual saat menggunakan alat kontrasepsi. Gejala-gejala cemas/tidak nyaman yang muncul ketika menggunakan alat kontrasepsi KB membuatnya takut mengalami perubahan fisik dan kesehatan. Saran yang dikemukakan adalah agar pengetahuan dan wawasan kepada pasangan usia subur sehingga dapat mengurangi kecemasan dalam penggunaan alat kontrasepsi, sebab alat kontrasepsi tersebut telah terbukti dapat berfungsi dengan baik dengan cara mendatangi tenaga medis dan menanyakan jenis alat kontrasepsi mana yang sesuai dengan kondisi tubuhnya. Psikolog agar bersedia berpartisipasi mencarikan solusi mengenai masalah kecemasan pasangan usia subur dalam menggunakan alat kontrasepsi.