Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sintesis Metil Ester dari Minyak Sawit melalui Reaksi Transesterifikasi dengan Katalis Heterogen KCl/CaO dan Uji Potensinya sebagai Biodiesel

M Syaiful Bahri

Abstrak


ABSTRAK

Bahri, M Syaiful . 2013. Sintesis Metil Ester dari Minyak Sawit melalui Reaksi Transesterifikasi dengan Katalis Heterogen KCl/CaO dan Uji Potensinya sebagai Biodiesel. Skripsi. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Aman Santoso, M.Si., (II) Drs. Dermawan Affandy, M.Pd.

Kata kunci: metil ester, minyak sawit, Transesterifikasi, katalis heterogen.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari sumber energi alternatif. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencukupi sumber energi adalah memproduksi biodiesel. Biodiesel  dalam ilmu kimia umumnya dikenal dengan metil ester dari asam-asam lemak rantai panjang. Sintesis biodiesel umumnya menggunakan katalis basa homogen. Katalis basa homogen mempunyai kelemahan yaitu pada akhir reaksi sulit dipisahkan dari produk. Katalis basa heterogen sedang dikembangkan untuk mengatasi kelemahan dari katalis basa homogen dalam memproduksi biodiesel. Salah satu katalis basa heterogen yang sedang dikembangkan adalah adalah campuran KCl dan CaO. Oleh karena itu, masih perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas dari katalis KCl/CaO tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mensintesis metil ester dari minyak sawit melalui reaksi transesterifikasi dengan katalis heterogen KCl/CaO dan uji potensinya sebagai biodiesel, (2) mengetahui pengaruh perbandingan mol minyak : metanol terhadap rendemen metil ester yang dihasilkan, (3) mengetahui komponen metil ester yang disintesis dari minyak sawit dengan katalis heterogen KCl/CaO, (4) mengetahui karakteristik metil ester yang disintesis dari minyak sawit dengan katalis heterogen KCl/CaO, (5) mengetahui potensi metil ester hasil sintesis sebagai biodiesel.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium penelitian Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang, Laboratorium Kimia Organik FMIPA Universitas Brawijaya, dan Laboratorium Pelumas PT. Pertamina Surabaya. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu (1) karakterisasi minyak sawit, (2) preparasi aktivasi katalis KCl/CaO, (3) sintesis metil ester melalui reaksi transesterifikasi minyak sawit dengan katalis heterogen KCl/CaO, (4) identifikasi dan karakterisasi metil ester hasil sintesis meliputi uji KLT dan analisis GC-MS, (5) penentuan sifat fisika kimia metil ester hasil sintesis meliputi massa jenis, viskositas, indeks bias, angka asam, indeks setana, dan titik nyala.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metil ester dapat disintesis dari minyak sawit menggunakan katalis heterogen KCl/CaO 4% pada suhu 65oC selama 5 jam, (2) rendemen metil ester tertinggi diperoleh pada perbandingan mol minyak: metanol = 1:12, (3) komponen metil ester hasil sintesis adalah metil miristat (3,08%), metil palmitat (37,29%), metil oleat (47,35%), dan metil stearat (8,29%), (4) metil ester hasil sintesis mempunyai karakteristik viskositas 5,45 cSt, massa jenis 0,890 g/mL, indeks bias 1,44, angka asam 0,67, indeks setana 59, dan titik nyala 204oC, (5) metil ester hasil sintesis berpotensi sebagai biodiesel.