Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA PROBLEM SOLVING DENGAN INFERIORITY PADA MAHASISWA BIDIKMISI YANG TIDAK LULUS TEPAT WAKTU DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Wiji Nilasih

Abstrak


ABSTRAK

 

Nilasih, Wiji. 2014. Hubungan antara Kemampuan Problem Solving dengan Inferiority pada Mahasiswa Bidikmisi yang Tidak Lulus Tepat waktu di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Hj. Sri Weni utami, M.Si (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci : problem solving, inferiority, mahasiswa Bidikmisi.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kemampuan problem solving pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang, (2) inferiority pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang., (3) hubungan antara kemampuan problem solving dengan inferiority pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan korelasional.Pengumpulan data menggunakan angket problem solving dan skala inferiority. Try out dilakukan pada 75 mahasiswa Bidikmisi angkatan tahun 2010 yang belum lulus di seluruh fakultas Universitas Negeri Malang. Validitas item untuk variabel problem solving terdiri dari 28 aitem yang telah lulus dalam uji ahli. Validitas aitem untuk variabel inferiority terdiri dari 38 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,917.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang lebih banyak memiliki tingkat problem solving yang sedang, (2) Mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang lebih banyak memiliki tingkat inferiority yang sedang, (3) ada hubungan yang negatif dan signifikan antara kemampuan problem solving dengan inferiority pada mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan problem solving supaya menumbuhkan keterampilan memecahkan masalah dan pikiran positif serta sikap optimis dalam menghadapi sebuah permasalahan.