Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Asertif Pada Siswa SMP Negeri 6 Kota Blitar

Utomo .

Abstrak


ABSTRAK

 

Utomo. 2014. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Asertif di SMP Negeri 6 Kota Blitar. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi, M.Psi (II) Ika Andrini Farida S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: kecerdasan emosional, perilaku asertif, remaja.

 

Siswa SMP berada pada usia remaja yaitu masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis. Dengan adanya perubahan fisik dan psikologis ini, remaja harus memiliki kecerdasan emosi dan perilaku asertif agar terhindar dari pengaruh buruk pergaulan di lingkungan sebayanya. Kecerdasan emosional adalah himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.

Dengan kecerdasan emosional yang baik seseorang dapat mengendalikan pikiran-pikiran dan perasaan khasnya sehingga bisa mengendalikan kecenderungannya untuk bertindak sehingga tahu bagaimana untuk menampilkan dirinya dengan baik, serta dapat berkomunikasi dengan baik. Perilaku asertif adalah pengungkapan diri secara terbuka, tegas dan bebas atas perasaan positif dan negatif maupun tindakan mempertahankan hak mutlak dengan tetap memperhatikan perasaan orang lain. Dengan memiliki perilaku asertif maka individu mampu untuk mengungkapkan perasaanya tanpa menyakiti orang lain sehingga tidak  mudah dikuasai oleh orang lain dan tidak kehilangan hak - haknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kecerdasan emosional dan perilaku asertif siswa dan mengetahui hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku asertif pada siswa SMPN 6 Kota Blitar

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMPN 6 Kota Blitar sebanyak 280 siswa. Sampel penelitian sejumlah 165 orang siswa, diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala. Tehnik analisis data yang digunakan adalah persentase, korelasi product moment Pearson.

Hasil penelitian  menunjukkan secara umum siswa – siswi SMPN 6 Kota Blitar memiliki tingkat kecerdasan emosional yang cukup, hal ini menunjukkan bahwa siswa sudah memiliki aspek-aspek kecerdasan emosional yang cukup baik yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan. Siswa memiliki tingkat perilaku asertif yang cukup baik, siswa dapat mengekspresikan perasaan positif dan negative mereka dengan cukup baik serta mempunyai afirmasi diri yang cukup baik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara kecerdasan emosi dengan perilaku asertif di SMPN 6 Kota Blitar.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pihak sekolah mempertahankan apa yang sudah baik dan mengembangkan kembali apa yang kurang dari kecerdasan emosional dan perilaku asertif siswa agar lebih optimal.

 

ABSTRACT

 

Utomo. 2014. Corelation Between Emotional Intelligence With Assertive Behavior. Universitas Negeri Malang. Departement of Psychology, Fakulty of Educational Psikologi State University of Malang. Guidance: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi, M.Psi (II) Ika Andini Farida S.Psi, M.Psi.

 

Keyword: emotional intelligence, assertive behavior, teen.

 

The  middle school student are in their teen age. It is an age where a transition happen between child to adult. It’s marked by a big physical and mentally change inside their self. With this physical and mental changes the student ought to have a good emotional intelligence and assertive behavior then they could be spared from bad effect that brought by their peer society.

Emotional intelligence is a part of social intelligence that including ability to monitoring their social feelings wich also including skill to other people, sorting it all and use this information to lead their mind and their act. With a good emotional intelligence, someone can take control of their mind and inner feelings so they can manage their tendency to act then they know how to present their self well and communicate well each other. Meanwhile assertive behavior is open self-disclosure, clear of their positive and negative feelings and defend their right by still monitoring other people’s feeling so they don’t loss their rights. This research supposed to know the description and correlation between emotional intelligence and assertive behavior.

The blue print of research that used in this research is descriptive and correlational. Population in this research are 280 students of SMPN 6 Blitar with 165 student for sample. Sample picked by random cluster sampling technique. The instrument that used in this research is scale. Data analysis technique using product moment correlation.

Result shows that generally the students of SMPN 6 Blitar are having emotional intelligence at middle grade. It’s proof that the students are having good enough skill of realizing inner emotional, emotional management, self motivating, knowing others emotions, and social connecting. And so do assertive behavior, it’s shows that students could express their positive and negative feelings, and have a strong enough self affirmation. This research also shows there is a significant correlation between emotional intelligence with assertive behavior.

According to the research result, school should be keep what’s good of the student, and developing students emotional intelligence and assertive behavior, so students can be more optimal.