Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Konflik Peran Ganda dan Disiplin Kerja Dengan Prestasi Kerja Pada Wanita Karier yang Sudah Berkeluargadi RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan.

Triyono Fitrianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitrianto, Triyono. 2014. Hubungan Konflik Peran Ganda dan Disiplin Kerja Dengan Prestasi Kerja Pada Wanita Karier yang Sudah Berkeluargadi RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Ike Dwiastuti, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: konflik peran ganda, disiplin kerja, prestasi kerja.

 

Keterlibatan perempuan dalam dunia kerja menimbulkan perubahan peran.Terutama perempuan yang sudah berkeluarga harus menjalankan peran tradisi dan peran transisi.Tuntutan dari kedua peran tersebut seringkali bertentangan dan datang dalam waktu yang bersamaan, sehingga menimbulkan konflik bagi individu yang bersangkutan untuk menentukan peran mana yang harus didahulukan sehingga menimbulkan konflik peran ganda.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konflik peran ganda, disiplin kerja dan prestasi kerja pada wanita karier yang sudah berkeluarga. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional serta menganalisis regresi ganda. Subjek penelitian iniberjumlah 38 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala konflik peran ganda, skala disiplin kerja dan skala prestasi kerja.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar perawat 52,63% mengalami konflik peran ganda dengan kategori tinggi dan 47,37% dalam kategori rendah. Sebagian besar perawat dengan presentase47,37%  memiliki disiplin kerja tinggi dan 52,63% memiliki disiplin kerja kategori rendah. Sebagian besar perawat dengan presentase60,53%  memiliki prestasi kerja tinggi dan 39,47% memiliki prestasi kerja kategori rendah. Terdapat hubungan yang negatif antara konflik peran ganda dengan prestasi kerja pada wanita karier yang sudah berkeluarga dengan koefisien korelasi -0,486. Terdapat hubungan yang positif antara disiplin kerja dengan prestasi kerja pada wanita karier yang sudah berkeluarga dengan koefisien korelasi 0,474. Terdapat hubungan yang signifikan antara konflik peran ganda dan disiplin kerja dengan prestasi kerja dengan koefisien korelasi sebesar 0,565.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberi saran (1) diharapkan bagi wanita karier yang sudah berkeluarga agar dapat memerankan peran gandanya dan mampu memanajemen diri dan waktu dengan baik antara tugas sebagai ibu rumah tangga dengan tugasnya sebagai pekerja dengan mengikuti pelatihan tentang cara memanajemen diri dan waktu sehingga tidak terjadi konflik peran ganda. (2) diharapkan pada RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan agar lebih memperhatikan wanita karier untuk memberikan kebijakan atau peraturan yang fleksibel, serta memberikan pelatihan tentang cara memanajemen diri dan waktu sehingga tidak terjadi konflik peran ganda. (3) peneliti selanjutnya disarankan agar menambah subjek dalam cakupan yang lebih luas dan banyak agar keakuratan hasil penelitian jauh lebih baik dan maksimal.