Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KONTRAK PSIKOLOGIS DI UNIT HUMAN REPRESENTATIVE CENTER PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA WITEL JATIM SELATAN

Sri Andayani

Abstrak


ABSTRAK

 

Andayani, Sri. 2014. Kontrak psikologis di Unit Human Representatif Center PT Telekomunikasi Indonesia Witel Jatim Selatan. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (2) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: kontrak psikologis, harapan, karyawan, perusahaan

 

Kontrak psikologis merupakan kesepakatan tidak tertulis antara individu dan organisasi yang merinci apa yang diharapkan oleh masing-masing pihak untuk diterima dan diberikan kepada pihak lainya (Ivavcevich, 2007). Oleh karena itu kontrak psikologis melibatkan dua pihak karyawan dan pihak pemberi kerja. Pada tahun 2014 PT Telekomunikasi Indonesia mengadakan transformasi organisasi dengan transformasi SDM sebagai tranformasi awal melalui unit human representative center(HR center). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi kontrak psikologis di unit HR center sebagai langkah pencegahan timbulnya masalah, khususnya pada proses transformasi. Pendekatan pengukuran kontrak psikologis dalam penelitian ini adalah pendekatan content oriented.Pendekatan ini dilakukan karena sebelumnya belum pernah dilakukan pengukuran kontrak psikologis di unit HR center pada PT Telekomunikasi Indonesia.

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan di PT Telekomunikasi Indonesia Witel Jatim Selatan.Pengambilan subjek dengan metode purposive dengan criteria tunggal yaitu subjek adalah karyawan yang bekerja di unit HR center pada lokasi penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terarah kepada semua subjek. Pengecekan keabsahan penelitian dilakukan dengan triangulasi sumber.

Hasil penelitian ini adalah gambaran isi kontrak psikologis di unit HR center PT Telkom Witel Jatim Selatan sebagai berikut: (1) Harapan yang pantas diterima karyawan dari perusahaan termasuk dalam monetary reward dan non monetary reward. Sedangkan harapan yang diberikan kepada perusahaan termasuk dalam non monetary reward. (2) Harapan yang pantas diterima perusahaan dari karyawan termasuk dalam non monetary reward. Sedangkan harapan yang diberikan kepada perusahaan termasuk dalam monetary reward.

Saran yang dapat diberikan dari penelitiani niadalah: (1) Bagi subjek dapat digunakan untuk lebih menyesuaikan diri dengan apa yang diharapkan perusahaan. (2) Bagi perusahaan sebaiknya perusahaan benar-benarm emanfaatkan forum feedback dalam rangka menyampaikan harapanya yang belum terpenuhi. (3) Bagi peneliti selanjutnya agar meneliti kontrak psikologis dengan mengkombinasikan ketiga pendekatan pengukuran. Pada penelitian yang menggunakan pendekatan content agar mengkombinasikan dengan pendekatan featured. Sehingga diketahui bagaimana bentuk kontrak psikologis secara jelas melalui dimensi lainya.Selain itu penelitian selanjutnya hendaknya meneliti mengenai faktor-faktor apa saja yang membentuk kontrak psikologis di sebuah perusahaan. Hal ini dapat berfungsi sebagai pertimbangan dalam membuat kebijakan.