Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Karang Wredha Pandu Dewanata Randuagung Singosari.

Ni Luh Gede Nidiarani Igayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Igayanti, Ni Luh Gede Nidiarani. (2014) Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Karang Wredha Pandu Dewanata Randuagung Singosari.Skripsi Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan, Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Ed., Pembimbing (II) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: lansia, dukungan keluarga, tingkat depresi.

 

Masa lanjut usia (lansia)  merupakan periode terakhir dalam rentang hidup manusia. Proses menjadi lanjut usia (lansia) adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain.Perubahan-perubahan itu dapat menyebabkan keterbatasan untuk melakukan aktivitas dan menjadi kurangnya kualitas dukungan keluarga yang diterima lansia.  Akibat adanya perubahan tersebut lansia merasakan adanya kekurangan yang dapat menimbulkan perasaan negatif pada dirinya, yaitu depresi. Salah satu cara untuk mengurangi gejala depresi adalah meningkatkan kesehatan psikososial lansia melalui dukungan keluarga sebagai orang-orang terdekat. Adanya dukungan keluarga dapat membantu lansia untuk menceriterakan perasaan pribadinya, sebagai pertologan dalam kondisi sulit, untuk dimintai nasehat dalam mengambil keputusan serta membuat lansia merasa dicintai dan diperhatikan. Apabila hal tersebut tidak terpenuhi munculah permasalahan depresi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia.

Jenis penelitian  adalah deskriptif korelasional dimana peneliti melakukan observasi dan pengukuran variabel independen dan dependen sekaligus pada suatu saat (point time approach), yaitu responsden diobservasi satu kali saja pada saat pengumpulan data terhadap  lansia dan keluarganya di Karang Wredha Pandu Dewanata Desa Randuagung Singosari. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan menggunakan rumus sampling dari populasi lansia 323 diperoleh jumlah sampel sebesar 42 responden.Variabel yang diukur adalah dukungan keluarga dan tingkat depresi pada lansia.Validitas dukungan keluarga dihitung dengan korelasi product moment dari Pearson  untuk n= 42 diperoleh 27 aitem valid dari 32 aitem yang diuji coba dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,884 pada  Alpha Cronbach.  Hasil uji validitas skala tingkat depresi   untuk  n= 42 diperoleh 15 atau  seluruh   aitem valid dengan  tingkat reliabilitas sebesar 0,715  pada Alpha Cronbach.

Uji hipotesis  menggunakan teknik analisis Korelasi Product Moment yang dikembangkan oleh Pearson dengan taraf kepercayaan 95%. Diperoleh nilai korelasi antara variabel 1 dan variabel 2 diperoleh r hitung sebesar -0,606 dengan  signifikansi 0,000 maka dapat disimpulkan  bahwa terdapat hubungan negatif antara variabel Dukungan Keluarga (x) dengan variabel Tingkat Depresi pada Lansia (y) dengan p