Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Percaya Diri dan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif TerhadapProduk Kosmetik Pada Remaja Putri SMAN 7 Malang.

Arfienda Dachniarti

Abstrak


ABSTRAK

 

Dachniarti, Arfienda. 2013. Hubungan antara Percaya Diri dan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif TerhadapProduk Kosmetik Pada Remaja Putri SMAN 7 Malang. Skripsi, Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Diyah Sulistiyorini, S.Psi., M.Psi., (II) Ika Andrini Farida, S.Psi., M.Psi.

 

Kata Kunci : percaya diri, konformitas Dan perilaku konsumtif

 

Percaya diri adalah seberapa tinggi keyakinan dan sikap positif yang dimiliki individu untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan atau situasi yang dihadapinya. Konformitas adalah kecenderungan menyesuaikan atau meniru keyakinan atau  tingkah laku terhadap norma-norma atau standar kelompok karena adanya tekanan kelompok baik secara nyata maupun bayangan, konformitas dapat diindikasikan melalui aspek-aspek seperti  kekompakan, kesepakatan, dan ketaatan. Perilaku konsumtif adalah merupakan suatu perilaku membeli dan menggunakan barang yang tidak didasarkan pada pertimbangan yang rasional dan memiliki kencenderungan untuk mengkonsumsi sesuatu tanpa batas dimana individu lebih mementingkan faktor keinginan dari pada kebutuhan serta ditandai oleh adanya kehidupan mewah dan berlebihan, pengunaan  segala hal yang paling mewah yang memberikan kepuasan dan kenyamanan fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara percaya diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif terhadap produk kosmetik pada 55 remaja putri.

Berdasarkan hasil analisis korelasi maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubunganantara percaya diri dengan perilaku konsumtif dengan signifikansi (rxy) sebesar 0,022 dan tidak terdapat hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif dengan signifikansi (rxy) sebesar 0,294.

Dari hasil penelitian bagi remaja putri, diharapkan dapat memahami percaya diri dan konformitas yang dimiliki agar dapat mengatasi kesulitan atau tuntutan dari luar dengan mudah. Bagi Universitas, layanan konsultasi bagi para remaja dapat ditingkat lagi agar  remaja  memperoleh tempat yang sesuai untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan agar memperluas wilayah penelitian sehingga menambah populasi penelitian karena penelitian ini terbatas hanya pada remaja putri SMAN 7 Malang dan melakukan penelitian dengan variabel yang berbeda yang berpengaruh terhadap perilaku konsumtif.