Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Stres dengan Perilaku Agresi Pada Ibu Rumah Tangga Terhadap Anak

Denis Candra Afrisandi

Abstrak


ABSTRAK

 

Afrisandi, Denis Candra. 2014. Hubungan Antara Stres dengan Perilaku Agresi Pada Ibu Rumah Tangga Terhadap Anak. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Psi. (II) Ninik Setyowati, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: stres, perilaku agresi, ibu rumah tangga.

 

Ibu rumah tangga adalah sosok yang berperan penting dalam satu kehidupan berumah tangga. Ibu menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai penggerak roda kehidupan rumah tangga dan menjadi pendukung kepala keluarga. Banyaknya tugas dan kewajiban serta pekerjaan yang harus dilakukan oleh ibu rumah tangga, seringkali membuat ibu rumah tangga mengalami stres yang kemudian menjadi salah satu penyebab munculnya perilaku agresi.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara stres dengan perilaku agresi pada ibu rumah tangga. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif korelasional. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 112 orang ibu rumah tangga yang berada di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Sampling Insidental. Instrumen yang digunakan adalah skala stres dan skala perilaku agresi. Skala-skala tersebut menggunakan model Method of Summated Rating atau yang lebih dikenal dengan model Likert. Data dari hasil pengukuran dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment dari Pearson.

Berdasarkan hasil analisis data pada variabel stres dan variabel perilaku agresi yang dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment, diperoleh r hitung sebesar 0,386 dengan taraf signifikansi 0,000 (Sig. < 0,050). Hasil ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan perilaku agresi pada ibu rumah tangga.

Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa ada 8,9% ibu rumah tangga di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang memiliki tingkat stres sangat tinggi, sedangkan 24,1% orang memiliki tingkat stres tinggi, 39,3% memiliki tingkat stres sedang dan 23,2% memiliki tingkat stres rendah, sementara sisanya yang memiliki tingkat stres sangat rendah berjumlah 4,5%. Untuk perilaku agresi, ditemukan ada 5,4% ibu rumah tangga yang memiliki perilaku agresi sangat tinggi, sedangkan 30,4% memiliki perilaku agresi tinggi, sedangkan 41,0% memiliki perilaku agresi sedang dan 14,3% memiliki perilaku agresi rendah, sementara sisanya yang memiliki perilaku agresi sangat rendah berjumlah 8,9%.

Berdasarkan hasil temuan diatas, ada beberapa saran yang dapat diberikan. Saran-saran tersebut adalah (1) kepada ibu rumah tangga diharapkan supaya bisa mengontrol stres dan memilih coping stress yang tepat, serta tidak menjadikan anak sebagai obyek dari perilaku agresi; (2) untuk masyarakat luas diharapkan juga bisa ikut ambil bagian dalam mengawasi anak dari perilaku agresi yang mungkin dilakukan terhadap mereka; (3) kepada peneliti selanjutnya, diharapkan supaya dapat mengkaji ulang model penelitian seperti ini agar bisa dihubungkan dengan variabel-variabel lain dan dapat pula menambah atau mengganti populasi dengan harapan akan didapatkan hasil yang lebih beragam dan mendalam.