Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kepuasan Hubungan Terhadap Kebohongan dalam Berpacaran pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang.

Dinda Asa Paramitha

Abstrak


ABSTRAK

 

Paramitha, Dinda Asa. 2014. Pengaruh Kepuasan Hubungan Terhadap Kebohongan dalam Berpacaran pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: kepuasan hubungan, kebohongan, mahasiswa, berpacaran.

 

Masa pacaran merupakan masa mencari kecocokan dan mengenal lebih dekat satu sama lain. Dalam masa ini individu akan melakukan evaluasi secara interpersonal mengenai hubungannya dimana ketika hasil evaluasi interpersonal tersebut positif (hubungan menguntungkan) maka individu akan puas, sedangkan ketika hasilnya negatif (cenderung merugikan) maka individu akan merasa tidak puas. Kepuasan dalam hubungan merupakan hasil evaluasi interpersonal yang positif (menguntungkan) terhadap suatu hubungan yang meliputi aspek perilaku pemeliharaan hubungan, komitmen, kualitas komunikasi, cara penanganan konflik, pengungkapan diri (self-disclosure), perilaku kasih sayang, rasa aman/kepastian dalam hubungan,  peran seseorang dalam suatu hubungan, serta ekuitas (keadilan). Salah satu masalah yang disebabkan karena perasaan tidak puas adalah kebohongan (lying). Kebohongan dalam berpacaran adalah pemberian gambaran, dan pemahaman yang salah kepada pasangan yang meliputi aspek perasaan; pendapat; fakta; serta tindakan individu.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) deskripsi tingkat kepuasan hubungan dalam berpacaran pada mahasiswa, (2) deskripsi tingkat berbohong dalam berpacaran pada mahasiswa, serta (3) melihat apakah ada pengaruh tingkat kepuasan hubungan terhadap kebohongan dalam berpacaran. Penelitian kuantitatif ini merupakan jenis penelitian deskriptif kausalitas dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 200 mahasiswa Universitas Negeri Malang yang berpacaran, terdiri dari 100 laki-laki dan 100 perempuan dengan usia hubungan minimal 1 tahun lamanya dan diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepuasan hubungan sebanyak 69 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,749, dan skala kebohongan yang terdiri dari 56 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,737.

Hasil penelitian adalah (1) Tingkat kepuasan hubungan berpacaran Mahasiswa Universitas Negeri Malang berada dalam kategori rendah. (2) Tingkat kebohongan dalam berpacaran pada mahasiswa Universitas Negeri Malang berada dalam kategori rendah. (3) Kepuasan hubungan memiliki pengaruh terhadap kecenderungan melakukan kebohongan dalam hubungan berpacaran. Berdasarkan penelitian ini diharapkan bagi mahasiswa dapat dijadikan bahan instropeksi diri, untuk munculnya kejujuran dan meningkatkan kepuasan hubungan dengan lebih terbuka (self-disclosure) dan mengenal pasangan lebih mendalam. Sedangkan bagi penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih mendalam faktor penyebab individu mengungkapkan kebohongan seperti faktor gender, kepribadian, atau penilaian sosial.