Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Konsentrasi Siswa Kelas X Ditinjau dari Kebisingan Lingkungan Kelas di Madrasah Aliyah Negeri Wlingi

RICHA SELFI ANDRIANA

Abstrak


ABSTRAK

 

Andriana, Richa Selfi. 2014. Perbedaan Konsentrasi Siswa Kelas X Ditinjau dari Kebisingan Lingkungan Kelas di Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Moh. Irtadji, M.Si., (2) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.

 

Kata kunci: kebisingan, konsentrasi, Madrasah Aliyah Negeri Wlingi.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi konsentrasi siswa kelas X ditinjau dari kebisingan lingkungan kelas di Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan komparatif. Analisis uji beda dilakukan dengan menggunakan statistik parametrik independent sample t test. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kebisingan, variabel bebasnya adalah konsentrasi dan variabel kontrol dalam penelitian ini adalah inteligensi. Intelgensi digunakan untuk mengontrol tingkat konsentrasi pada kelompok kelas bising dan kelompok kelas tidak bising, sehingga tingkat konsentrasi kedua kelompok tersebut tidak dipengaruhi oleh inteligensi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Wlingi yang lokasi kelasnya berada paling dekat dengan rel kereta api dan paling jauh dengan rel kereta api sebanyak 92 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat tes psikologi yakni Pauli yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan konsentrasi siswa ditinjau dari kebisingan (p=0,028, sig < 0,05) dengan nilai t -2,239.

Berdasarkan hasil penelitian ini, pihak sekolah Madrasah Aliyah Negeri Wlingi dapat memberikan pembinaan melalui program pelatihan untuk meningkatkan konsentrasi kelas, mengubah metode pembelajaran dan mengubah metode penempatan kelas dengan moving class. Di samping itu, bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan tindak lanjut penelitian dengan menambah variabel penelitian dan mengontrol variabel yang akan mengganggu, serta mengembangkan penelitian menjadi penelitian eksperimen dengan memberikan treatment untuk meningkatkan konsentrasi siswa.