Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA AKSELERASI

Oktaviani Dwi Rahayu

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahayu, Oktaviani Dwi. 2014. Hubungan antara Self Regulated Learning dengan Prestasi Belajar Siswa Akselerasi. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si., Psikolog., (II) Ika Andrini Farida, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: self regulated learning, prestasi belajar

 

Belakangan ini banyak diselenggarakan kelas akselerasi di sekolah unggulan. Program ini merupakan program percepatan yang diselenggarakan khusus untuk anak berbakat yang telah melewati proses seleksi dan memenuhi sejumlah syarat prosedural yang telah ditetapkan. Pada program ini, masa belajar siswa lebih singkat dari siswa lain di kelas reguler sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan. Hal ini tentunya memaksa para siswa tersebut untuk belajar lebih ekstra dibandingkan dengan siswa lain di kelas reguler. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, selain kemampuan akademis, para siswa juga harus memiliki self regulated learning yang baik.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa akselerasi, mengetahui self regulated learning siswa akselerasi, dan mengetahui hubungan antara self regulated learning dengan prestasi belajar siswa akselerasi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan subjek sebanyak 69 siswa akselerasi yang tergabung dari dua sekolah yakni SMPN 1 dan SMPN 5 di Kota Malang. Data penelitian yang berupa angka dalam penelitian ini diperoleh melalui skala self regulated learning dan dokumentasi prestasi belajar, peneliti menggunakan rapor semester gasal tahun ajaran 2013/2014. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasional dengan menggunakan product moment.

Hasil penelitian ini adalah: (1) Prestasi belajar siswa akselerasi umumnya berada dalam klasifikasi tinggi sebesar 57,97%. (2) Self regulated learning siswa akselerasi umumnya berada dalam klasifikasi tinggi sebesar 59,42%. (3) Ada hubungan positif antara self regulated learning dengan prestasi belajar siswa akselerasi sebesar 0,690.

Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah: (1) Bagi siswa akselerasi: diharapkan dapat mengembangkan self regulated learning sehingga prestasi belajarnya meningkat. (2) Bagi pihak sekolah: diharapkan dapat mengarahkan siswa akselerasi untuk lebih meningkatkan prestasi belajar mereka dengan menekankan pentingnya mengarahkan dan memberikan pemahaman tentang self regulated learning. (3) Bagi peneliti selanjutnya: diharapkan untuk lebih memperluas kajian self regulated learning dan prestasi belajar.