Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Persepsi Kesesakan (Crowding) dan Perilaku Agresi Penduduk Perkotaan

Wildan Mukholadun

Abstrak


ABSTRAK

 

Mukholadun, Wildan. 2014. Hubungan Persepsi Kesesakan (crowding) dan Perilaku Agresi Penduduk Perkotaan. Skripsi, Jurusan, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II) Drs.H. Mohammad Bisri, M.Si.

 

Kata kunci : persepsi kesesakan, perilaku agresi, penduduk perkotaan.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi kesesakan (crowding) dan perilaku agresi penduduk perkotaan.

Penelitian ini menggunakan teknik analisa data deskriptif korelasional. Data penelitian berupa data primer dari skala yang dikembangkan oleh peneliti. Subjek penelitian adalah 63 penghuni sementara Kelurahan Sumber Sari Malang dengan teknik sampling incidental dengan menggunakan skala persepsi kesesakan dan skala perilaku agresi. Skala yang digunakan dalam memperoleh data adalah skala persepsi kesesakan dan skala perilaku agresi.

Berdasarkan hasil analisa data dari penelitian ini, diperoleh tiga kesimpulan sebagai berikut. Tingkat persepsi kesesakan dalam tempat tinggal pada penduduk perkotaan pada rentangan tinggi dengan hasil data 37 dari 63 orang dengan persentase 59%. Kedua, tingkat perilaku agresi pada penduduk perkotaan ada pada rentangan biasa dengan hasil data 32 dari 63 orang dengan persentase 50%. Ketiga tidak ada hubungan persepsi kesesakan (crowding) dan  perilaku agresi penduduk perkotaan dengan hasil uji linieritas p > 1,83.

Untuk penduduk perkotaan yang mengalami  persepsi kesesakan diharapkan mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan baik untuk mengurangi perilaku agresi. Bagi ilmuwan psikologi lebih spesifiknya psikologi sosial dan psikologi lingkungan diharapkan melakukan evaluasi persepsi kesesakan dan  perilaku agresi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Para Arsitek dalam membuat konsep bangunan sehingga bisa mengurangi persepsi kesesakan dan perilaku agresi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Mukholadun, Wildan. 2014 The Correlation Of Perception Crowding And Aggressive Behavior Of Urban Residents. Thesis, department, faculty Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Advisor : (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II) Drs. H. Mohammad Bisri, M.Si.

 

Keywords: perceptions crowding, aggressive behavior, urban population.

 

This study aims to determine the correlation of perception crowding and aggressive behavior of urban residents.

This study is using a descriptive correlationnal design. Research data is a primary data which the scale has developed by the researchers. Scale distributed to 63 temporarry occupants while at Kelurahan Sumber Sari Malang with incidental using a scale of perception crowding and aggressive behavior scale. The scale used in obtaining the data is perceptions crowding scale and aggressive behavior scale.

Based on the analysis of data from this study, the reshearcher obtained the following three conclusions. Perceived level of crowding in the home in urban population at high stretch with 37 from 63 respondent (59%). Second, the level of aggressive behavior in the urban population is in being of the range 32 from 63 respondent (50%). Thirdly there is nopositive direction relationship perception crowding with ​​ of aggressive behavior of urban population with correlation p>1,83.

For the urban population is expected to experience the perception crowding adapt and adjust well to reduce aggressive behavior. For scientists psychology, more specifically, social psychology and environmental psychology are expected to evaluate the perception of crowding and aggressive behavior and the factors that influence it. The Architect in the drafting of the building so that it can reduce the perception of crowding and aggressive behavior.