Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Kepercayaan Diri dan Konsep Diri dengan Prestasi Belajar pada Penderita Tuna Daksa

Dian Bagus Mitreka Satata

Abstrak


ABSTRAK

 

Satata, Dian Bagus Mitreka. 2014. Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Konsep Diri dengan Prestasi Belajar pada Penderita Tuna daksa. Skripsi, jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)  Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Psi. (II) Drs. Mohammad Bisri M.si.

 

Kata kunci : kepercayaan diri, konsep diri, prestasi belajar, tuna daksa

 

Belajar merupakan hal penting sepanjang kehidupan manusia, dengan belajar seseorang akan dimotivasi untuk meraih prestasi. Anak yang menderita tuna daksa atau bahkan cacat mental akan menghambat dirinya di dalam menangkap pelajaran, sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi prestasi belajarnya di sekolah. Siswa yang tuna daksa sangat memerlukan perlakuan yang khusus sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan konsep diri dalam segi peningkatan prestasi belajar di sekolah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk jenis penelitian deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui suatu hubungan diantara dua variabel atau lebih. Selain itu untuk uji analisis menggunakan regresi linear berganda. Subjek penelitian berjumlah 31 orang yang memiliki karakteristik cacat fisik, laki-laki dan perempuan di Sekolah Menengah Pertama Katolik Bhakti Luhur Kota Malang secara sampling jenuh atau sampling total.

Skala yang digunakan adalah skala kepercayaan diri berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Lauster (2001) dan skala konsep diri berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Brooks dan Emmart (Arief, 2013). Dan dengan nilai rata-rata rapor sebagai variabel dependen.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat kesimpulan yaitu (1) Kepercayaan diri sebagaian besar penderita tuna daksa berada pada klasifikasi yang cukup; (2) Konsep diri pada penderita tuna daksa sebagaian besar berada pada tingkat yang sangat tinggi; (3) Prestasi belajar pada penderita tuna daksa sebagian besar berada pada klasifikasi yang cukup; (4) terdapat hubungan yang positif antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar dengan nilai rxy = 0.067, (p) 0.021 < 0.05; (5) terdapat hubungan yang positif antara konsep diri dengan prestasi belajar dengan nilai rxy = 0.235, (p) 0.003 < 0.05; (6) terdapat hubungan yang positif antara kepercayaan diri dan konsep diri terhadap prestasi belajar r = 0.235, Rsquare = 0.353, (p) = 0.000 < 0.05.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan guru untuk memberikan motivasi pada siswa penderita tuna daksa sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa seiring dengan meningkatnya rasa kepercayaan diri dan konsep diri. Saran bagi peniliti selanjutnya adalah untuk menambahkan metode dalam pengambilan data dengan memadukan observasi, wawancara, maupun eksperimental dan menambah subjek penelitian.