Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemaknaan Audiens Terhadap Perilaku SARA pada Stand Up Comedy

Chyntia Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitasari, Chyntia. 2014. Pemaknaan Pemaknaan Audiens Terhadap Perilaku SARA Pada Stand Up Comedy. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistyorini, S.Psi, M.Psi, (II) Ninik Setyowati, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: pemaknaan, perilaku SARA, stand up comedy, perbedaan identitas sosial.

 

Stand up comedy merupakan salah satu jenis komedi baru yang ada di Indonesia. Banyak para comic di Indonesia maupun luar yang menggunakan tema sensitive seperti SARA. Di Indonesia sendiri banyak comic seperti Pandji, Ernest Prakasa, Mongol, dan Reggy Hasibuan yang membawakan tema SARA dalam stand up comedy. Padahal tema SARA merupakan tema yang sensitive bila dibicarakan. Seperti diketahui bahwa banyak konflik di Indonesia yang dipicu oleh perbedaan identitas SARA.

Tujuan penelitian adalah mengetahui pemaknaan audiens terhadap tema SARA pada stand up comedy di Indonesia serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemaknaan audiens. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan interaksionisme simbolik dengan menggunakan teknik wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah lima remaja berlatar belakang pendidikan mahasiswa perguruan tinggi dan pernah menonton stand up comedy. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan keabsahan data menggunakan feedback dan check back.

Hasil penelitian ini menghasilkan data bahwa semua subjek terbuka akan perbedaan SARA yang ada di Indonesia. Keterbukaan terhadap SARA tersebut yang menjadikan sebagian besar subjek memiliki pemaknaan yang sejalan dengan comic yang membawakan tema SARA dalam stand up comedy. Para comic membawakan tema SARA dengan tujuan untuk melunturkan sikap etnosentrisme dan membangun rasa saling toleransi. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyampaian pesan (encoding/decoding) pada subjek adalah latar belakang sosial, agama, suku, dan sikap keterbukaan pikiran, wawasan dan pengalaman masing-masing subjek akan perbedaan dilingkungan sekitarnya.