Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Motivasi Menjadi Suporter dan Identitas Sosial dengan Fanatisme Suporter Sepak Bola Arema Cronus (Aremania)

Irman Syahrul

Abstrak


Sebuah tim sepak bola erat kaitanya dengan suporter. Fanatisme suporter menjadi pemain keduabelas sebagai pembangkit motivasi pemain, sekaligus aset yang sangat berharga bagi klub untuk terusberprestasi dan membantu pendapatan klub.Fanatisme kelompok suporter sepak bola, sering merasa bahwa setiap tindakan suporter adalah benar.Motivasi dan rasa identitas suporter sering menimbulkan fanatisme, dan masyarakat menilai sebagai perilaku yang negatif.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji hubungan antara motivasi menjadi suporter dan identitas sosial dengan fanatisme suporter sepak bola Arema Cronus.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif.Pengolahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis korelasi Product Moment Pearson. Penelitian ini dilakukan dengan subjek suporter Arema Cronus dengan karakteristik usia 16 – 55 tahun, yang tergabung dalam koordinasi (korwil) atau komunitas Aremania di Malang Raya.  Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi menjadi suporter, skala identitas sosial dan skala fanatisme suporter sepak bola Arema Cronus.Jumlah subjek penelitian ini terdiri dari 100 anggota Aremania suporter sepak bola Arema Cronus yang diambil secara random.
Berdasarkan hasil analisis data tersebut, uji koefisien korelasi  menunjukkan antara motivasi menjadi suporter dengan fanatisme suporter sepak bola sebesar 0,673 dengan taraf signifikansi sebesar 0,00 (ρ