Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Post Traumatic Stress Disorder Pada Anak Dengan Ibu Yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Fusha Putri Utami

Abstrak


Kondisi sosial perempuan tengah mengalami perbaikan di era kebangkitan perempuan selama dekade terakhir ini, kekerasan terhadap perempuan tetap saja terjadi. Bahkan dalam rumah tangga yang mulanya diyakini sebagai tempat paling aman untuk berlindung, justru menjadi ajang penderitaan istri akibat siksaan dari sang suami. Anak-anak yang tinggal dalam lingkungan keluarga yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memiliki resiko yang tinggi mengalami trauma atas pengalaman menyaksikan kekerasan, bahkan juga akhirnya turut menjadi korban penganiayaan. Pengalaman menyaksikan, mendengar, mengalami kekerasan dalam lingkungan keluarga dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh negatif pada keamanan, stabilitas hidup dan kesejahteraan anak.                 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah anak dengan ibu yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga mengalami Post Traumatic Stress Disorder dan bagaimana dampak yang terjadi pada anak.                 Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus merupakan proses analisis secara mendalam terhadap suatu obyek penelitian yang analisisnya bersifat individual. Sebagai suatu jenis penelitian yang bersifat ideografis, penelitian studi kasus menekankan analisisnya pada aspek-aspek yang bersifat khusus dan bersifat individual             Subjek penelitian adalah anak usia 6-12 tahun dengan latar belakang keluarga yang mengalami kekerasan serta bersedia untuk menjadi subjek dalam penelitian ini.                                        Hasil penelitian dengan analisis interpretif yang menggunakan keabsahan deskripsi secara akurat makna subjektif terdalam, dan pemahaman peneliti tentang sudut pandang, pemahaman, perasaan, niat dan pengalaman partisipan yang selanjutnya.                                             Kekerasan Dalam Rumah Tangga menyebabkan anak mengalami gejala Post Traumatic Stress Disorder dan dampak yang terjadi pada anak mengalami perasaan takut. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengerti bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat menyebabkan dampak terhadap anak, bagi orangtua,pengasuh atau wali yang merawat anak diharapkan untuk menciptakan keadaan lingkungan yang aman untuk anak.