Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kepatuhan Ditinjau dari Kontrol Diri Remaja Pesantren dan Non Pesantren

Gita Asteria Nilasari

Abstrak


Saat ini, banyak terjadi fenomena pelanggaran peraturan yang dilakukan remaja, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. Remaja seakan membuat sebuah prinsip sendiri bahwa “peraturan itu dibuat untuk dilanggar” membuat peneliti tertarik untuk membandingkan, bagaimana perbedaan tingkat kepatuhan antara remaja yang menjalani kehidupannya di pondok pesantren dengan lingkungan yang berbasis agama dan remaja pada umumnya yang menjalani kehidupan sekolah umum dan keluarga. Tidak hanya mengukur kepatuhan, akan tetapi peneliti ingin melihat lebih jauh dengan membandingkannya dengan tingkat kontrol diri para remaja yang tinggal di pesantren dan luar pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kepatuhan ditinjau dari kontrol diri remaja pesantren dan non pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dua variabel yaitu kepatuhan dan kontrol diri, serta menggunakan 2 jenis subjek yang berbeda. Dalam penelitian ini, alat ukur yang dipakai adalah skala untuk setiap variabel yang ada. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal di pondok pesantren dan remaja yang tinggal di luar pondok pesantren dengan rentan usia antara 11-14 tahun. Total subjek yang dipakai berjumlah 120 remaja dengan rincian 60 remaja dari pondok pesanteren dan 60 remaja dari luar pondok pesantren yang sama-sama berada dalam kecamatan Bululawang-Malang. Analisis dari hasil penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komparatif. Analisis deskriptif yang digunakan adalah mean, deviasi standar, skor maksimal dan minimal, presentase, dan frekuensi. Sedang uji komparatif menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan one way anova. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kepatuhan ditinjau dari kontrol diri pada remaja pesantren dan non pesantren. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh F tabel < F hitung (3,92 < 38,620) dan Sig sebesar 0,00, maka Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan adanya perbedaan kepatuhan ditinjau dari kontrol diri remaja pesantren dan non pesantren.