Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Harga Diri dan Pembelian Impulsif Pakaian pada Remaja Akhir Putri

Arum Cindera Aristya

Abstrak


ABSTRAK

 

Aristya, Arum Cindera. 2014. Hubungan antara Harga Diri dan Pembelian Impulsif Pakaian pada Remaja Akhir Putri.Skripsi, JurusanPsikologi, FakultasPendidikanPsikologi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: hargadiri, pembelianimpulsifpakaian, remajaakhirputri.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan pembelian impulsif pakaian pada remaja akhir putri.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional. Data  penelitian berupa data primer dari skala yang dikembangkan oleh peneliti. Skala disebarkan kepada 80 sampel remaja akhir putrid dengan rentang usia 15 – 20 tahun yang di temui di Malang Town Square dengan teknik sampling incidental dimana teknik ini digunakan untuk menentukan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui tersebut cocok sebagai sumber data.

Sebelum dilakukan analisa data maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Dari hasil validitas didapatkan 48 aitem valid pada skala hargadiri dengan reliabilitas 0,881. Sedangkan pada skala pembelian impulsif pakaian didapatkan 50 aitem valid dengan reliabilitas 0,920.

Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat harga diri pada subjek penelitian sebagian besar pada tingkatan tinggi dan tingkat pembelian impulsif pakaian pada sebagian besar subjek penelitian berada pada tingkatan sedang. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan formula Kendall Tau dan didapatkan nilai siginifikansi 0,047 (p < 0,05), maka hipotesis diterima dengan koefisien korelasi -0,154. Ada hubungan antara harga diri dan pembelian impulsif pakaian pada remaja akhir putrid dengan arah negatif.

Berdasarkan hasil analisa data dari penelitian ini, diperoleh tiga simpulan sebagai berikut. Pertama, tingkat harga diri remaja akhir putri berada pada rentangan tinggi. Kedua, tingkat pembelian imulsif pakaian pada remaja akhir putrid berada pada rentangan sedang. Ketiga, adanya hubungan antara harga diri dan pembelian impulsif pakaian pada remaja akhir putrid dengan arah negatif.

Saran bagi peneliti selanjutnya yang ingin melanjutkan atau melakukan penelitian kembali mengenai harga diri dan pembelian impulsif pakaian pada remaja akhir putri, bias dilakukan tindak lanjut dengan mengembangkan alat ukur, penambahan variabel yang berkaitan dengan harga diri maupun pembelian impulsif pakaian atau populasi penelitian dimana dilakukan pengembangan pada jenjang atau kelompok lain sehingga mampu digeneralisasikan.