Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA ETOS KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA GURU SD SE-KECAMATAN NGRAMBE KABUPATEN NGAWI

Eka Nurcahyani

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurcahyani, Eka. 2014. Hubungan antara Etos Kerja dengan Kepuasan Kerja Guru SD se-Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si. (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: etos kerja, kepuasan kerja, Ngawi.

 

Etos kerja adalah pandangan dan sikap terhadap kerja yang didasari keyakinan yang fundamental, semangat, komitmen, nilai-nilai sebagai acuan untuk menempatkan dirinya di lingkungan tempat bekerja. Etos kerja merupakan aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan etos kerja guru SD se-Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi, (2) mendeskripsikan kepuasan kerja guru SD se-Kecamatan Ngrambe  Kabupaten Ngawi, (3) mengetahui hubungan antara etos kerja dengan kepuasan kerja guru SD se-Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Seluruh populasi menjadi sampel penelitian yakni 196 guru kelas di SD se-Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (sampel total). Untuk mengumpulkan data digunakan skala etos kerja (EK) dan skala kepuasan kerja (KK) dengan empat kategori respon. Pengolahan data menggunakan tekhnik analisis korelasi product moment.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru SD se-Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi memiliki etos kerja sangat tinggi dan kepuasan kerja sangat tinggi. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan (r = 0,000 , p = 0,573) antara etos kerja dan kepuasan kerja.

Berdasarkan penelitian ini ada beberapa saran: (1) Guru SD, Hendaknya guru SD memaknai profesi guru sebagai tugas mulia sehingga merasa bangga dan bekerja sepenuh hati, meningkatkan kedisiplinan diri serta memperluas hubungan dengan orang lain. (2) Kepala sekolah, Diharapkan kepala sekolah menciptakan lingkungan sosial yang hangat dan lingkungan kerja yang nyaman serta melakukan supervisi dan evaluasi kinerja guru. (3) UPT Dinas Pendidikan, Diharapkan UPT Dinas Pendidikan lebih memperhatikan lagi ketersedian sarana-prasarana di sekolah serta membantu perbaikan infrastruktur sekolah. Menetapkan peraturan dan tata tertib yang tidak terlampau mengikat dan memberi kesempatan kenaikan jabatan pada guru. (4) Bagi peneliti lain, Diharapkan bagi peneliti selanjutnya bisa melakukan tindak lanjut penelitian, misalnya dalam hal pengembangan alat ukur, penambahan variabel atau populasi penelitian, serta penambahan metode dalam penelitian.