Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

hubungan antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual remaja perempuan di sma negeri 1 besuki

Muhammad Hasan Illiyyin

Abstrak


ABSTRAK

 

Illiyyin, Mohammad Hasan. 2010. Hubungan Antara Persepsi Komunikasi Dengan Ayah Dan Sikap Heteroseksual Remaja Perempuan Di SMA Negeri I Besuki. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Fattah Hanurawan M.Psi. M. Ed., (II) Mohamad Bisri, M. Si.

 

Kata kunci: Persepsi komunikasi, sikap heteroseksual, remaja perempuan.

 

Masa remaja  adalah masa ajang coba-coba, rasa ingin tahu para remaja sangat tinggi. Pergaulannya tidak lagi hanya di lingkungan rumah dan sekolah tetapi juga pergaulan di luar lingkungan. Perilaku bermasalah para remaja mulai muncul ketika para remaja mulai bersinggungan dengan lawan jenis, apalagi tanpa ada pengawasan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual.

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri I Besuki. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan korelasional. Subjekdalam penelitian ini adalah seluruh siswa remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki dengan sampel sebanyak 54 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala persepsi komunikasi dan skala sikap heteroseksual. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif berdasarkan nilai mean dan teknik korelasi product moment.

Hasil analisa skala persepsi komunikasi dengan ayah pada remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki menunjukkan bahwa sebanyak 7 orang memiliki persepsi komunikasi yang tinggi, sebanyak 42 orang memiliki persepsi komunikasi yang sedang, dan 5 orang memiliki persepsi komunikasi yang rendah. Sedangkan skala sikap heteroseksual diketahui bahwa tingkat sikap heteroseksual pada remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki yang berada pada kategori tinggi sebanyak 4 orang, kategori sedang sebanyak 46 orang, dan untuk kategori rendah sebanyak 4 orang.

Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual remaja perempuan dimana semakin tinggi persepsi komunikasi maka semakin tinggi sikap heteroseksualnya dengan koefisien sebesar r = 0,517. Dengan kata lain, sikap heteroseksual dapat diprediksi dari persepsi komunikasi dengan ayah dengan daya prediksi sebesar 26,7%.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka hendaknya remaja perempuan lebih meningkatkan komunikasi dengan orangtua terlebih dengan ayah agar dapat memiliki sikap heteroseksual yang baik. Sehingga para remaja perempuan mampu bersikap sewajarnya dengan teman lawan jenisnya. Bagi orangtua, hendaknya mengupayakan komunikasi yang efektif antara orangtua dan anak terutama remaja perempuan agar tidak terjadi kesenjangan untuk berkomunikasi dengan anak. Paling tidak untuk menghilangkan kesan otoritas orangtua kepada remaja yang bersangkutan.