Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kecerdasan Emosi dan Self Efficacy Sebagai Prediktor Kecemasan Menghadapi Masa Pensiun Pada Pegawai PT. PLN

Amanda Meirina

Abstrak


ABSTRAK

 

Meirina, Amanda. 2013. Kecerdasan Emosi Dan Self Efficacy Sebagai Prediktor Kecemasan Menghadapi Masa Pensiun pada Pegawai PT. PLN. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si., (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.

 

Kata Kunci: kecerdasan emosi, self efficacy, kecemasan menghadapi masa pensiun.

 

Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui kecerdasan emosi pegawai yang akan menghadapi masa pensiun, (2)mengetahui self efficacy pegawai yang akan menghadapi masa pensiun, (3)mengetahui kecemasan pada pegawai yang akan menghadapi masa pensiun, (4)mengetahui pengaruh kecerdasan emosi terhadap kecemasan dalam menghadapi masa pensiun, (5)mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kecemasan dalam menghadapi masa pensiun, (6)mengetahui pengaruh kecerdasan emosi dan self efficacy terhadap kecemasan dalam menghadapi masa pensiun.

Jenis penelitian kuantitatif ini adalah deskriptif kausalitas, dengan menggunakan studi populasi karena jumlah subjek yang tidak terlalu banyak. Subjek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 35 orang yang berusia 48 tahun ke atas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kecerdasan emosi, skala self efficacy, dan skala kecemasan menghadapi masa pensiun. Teknik analisis data menggunakan teknik Analisis Regresi Berganda digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat.

Hasil penelitian menunjukkan (1)kecerdasan emosi berada pada kategori sedang (71,43%), (2)self efficacy berada pada kategori sedang (74,29%), (3)kecemasan menghadapi masa pensiun berada pada kategori sedang (74,29%), (4)ada pengaruh kecerdasan emosi terhadap kecemasan menghadapi masa pensiun, (5)tidak ada pengaruh self efficacy terhadap kecemasan menghadapi masa pensiun, (6)kecerdasan emosi dan self efficacy secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan menghadapi masa pensiun.

Disarankan (1)bagi pegawai yang akan menghadapi masa pensiun dapat mengurangi kecemasannya dengan meningkatkan kecerdasan emosi dengan cara mengenali dan mengelola emosi diri, (2)bagi instansi diharapkan dapat membantu mengembangkan potensi pegawai agar dapat mencegah kecemasan menghadapi masa pensiun, misalnya melalui pembinaan, melaksanakan program pelatihan pra pensiun untuk menyiapkan pegawai yang akan memasuki masa pensiun, (3)bagi peneliti selanjutnya untuk memperbanyak jumlah subjek, dan mencermati faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kecemasan menghadapi masa pensiun antara lain mengenai penghasilan, perbedaan kepribadian individu, situasi lingkungan subjek dan perencanaan mengenai masa pensiun.