Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI KOTA MALANG

Mazuin Kusuma

Abstrak


ABSTRAK

Mazuin, Kusuma. 2013. Hubungan Kematangan Emsi dengan Konsep Diri Pada Anak Jalanan Di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Fattah Hidayat, S.E., S.Psi., M.Psi., (2) Ninik Setyowati, S.Psi., M.Psi.

 

Kata Kunci: kematangan emosi, konsep diri

 

Kematangan emosi adalah kemampuan individu untuk menerima perasaan yang dialaminya, mampu mengkontrol emosinya untuk meredam amarah, dan dapat menyatakan emosinya secara konstruktif dan kreatif sehingga emosi tersebut dapat diekspresikan secara tepat dan wajar.. Konsep diri adalah persepsi keseluruhan aspek pribadi individu yang disadari atas dasar persepsi, pendapat, perasaan, dan penilaian individu terhadap diri sendiri yang dapat melahirkan penghargaan terhadap dirinya sendiri.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasional. Sampel penelitian adalah anak jalanan di Kota Malang dengan sampel sebanyak 30 anak jalanan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala yaitu skala kematangan emosi dan skala konsep diri. Analisis data menggunakan teknik analisis Korelasi Product Moment untuk menganalisis hubungan antara kematangan emosi dan konsep diri. Dari hasil tersebut diperoleh reliabelitas intrumen skala kematangan emosi diperoleh Cronbach Alpha 0,814 dan reliabelitas instrumen skala konsep diri 0,842. Sedangkan perolehan koefisien korelasi antara X dan Y sebesar 0,465 dengan probabilitas 0,010

Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa 20 anak jalanan (67%) memiliki kematangan emosi yang tinggi, 10 anak jalanan (33%) memiliki kematangan emosi yang rendah. Sedangkan 20 anak jalanan (67%) memiliki konsep diri yang tinggi, 10 anak jalanan (33%). Dari hasil analisis juga menujukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan konsep diri pada anak jalanan di Kota Malang. Hasil tersebut menunjukan bahwa sebagian besar anak jalanan memiliki kematangan emosi yang tinggi dan konsep diri yang tinggi.

Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan fokus pada variabel berbeda atau menambahi variabel lain yang dapat mempengaruhi konsep diri pada anak jalanan di Kota Malang. Serta diadakan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan kualitatif, sehingga bisa didapatkan pemahaman yang lebih luas tentang konsep diri dari sudut pandang yang berbeda.