Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Pengambilan Keputusan Karier Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Malang

Cynthia Pratama Putri

Abstrak


ABSTRAK

Putri, Cynthia Pratama. 2013. Perbedaan Pengambilan Keputusan Karier Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Malang.  Skripsi, Jurusan Psikologi FPPsi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si., (2) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: pengambilan keputusan karier, jenis kelamin, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

 

Tugas perkembangan masa remaja di antaranya ialah remaja mulai mengambil keputusan-keputusan tentang masa depan seperti memilih teman, studi lanjutan, dan karier. Namun, fakta menunjukkan bahwa kebanyakan remaja mengalami kebingungan ketika ditanya mengenai rencana karier yang akan dipilih. Pengambilan keputusan karier adalah Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang menentukan dalam pengambilan keputusan karier siswa, yang salah satu di antaranya ialah jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengambilan keputusan karier siswa sekolah menengah atas ditinjau dari jenis kelamin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan komparatif. Analisis komparatif menggunakan independent sampel t-test. Penelitian ini memiliki 1 variabel terikat yaitu pengambilan keputusan karier dan 1 variabel bebas yaitu jenis kelamin. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 4 Malang sebanyak 114 orang dengan jumlah seimbang (57 laki-laki dan 57 perempuan) yang diambil dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Pengambilan Keputusan Karier (α=0,994).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengambilan keputusan karier siswa SMAN 4 Malang pada umumnya tergolong cukup (37,7%) dan kurang mampu (37,7%) dalam kemampuan pengambilan keputusan karier; (2) mean kelompok siswa laki-laki (Mlaki-laki=106,40) berada di atas mean total (Mtotal=103,33), sedangkan mean kelompok siswi perempuan (Mperempuan=100,26) yakni berada di bawah mean total; (3) ada perbedaan pengambilan keputusan karier siswa SMAN 4 Malang ditinjau dari jenis kelamin (sign.=0,020).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa siswa laki-laki dan siswa perempuan di SMAN 4 Malang memiliki pengambilan keputusan karier yang berbeda. Hal ini dapat dikarenakan adanya tugas-tugas perkembangan yang ditentukan oleh kebudayaan kelompok masyarakat yang dapat berbeda di berbagai bangsa. Orientasi dalam keluarga dan tanggung jawab individu berbeda antara laki-laki dan perempuan, yang juga berbeda di berbagai etnis. Umumnya masyarakat suku Jawa khususnya di kota Malang masih menganggap bahwa pria bertanggung jawab sebagai pekerja dan pencari nafkah bagi keluarga dan wanita memiliki tanggung jawab sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Hal itu dapat menjadi salah satu faktor penentu perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam kemampuan pengambilan keputusan karier.

Saran bagi peneliti selanjutnya ialah menambahkan variabel yang dapat mempengaruhi variabel pengambilan keputusan karier sehingga variabel lain yang turut mempengaruhi dapat dikontrol, di antaranya variabel status sosial ekonomi orangtua dan/atau konsep diri siswa.