Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA PADA SISWA KELAS VIII di SMP NEGERI 2 TUREN

Oktavia Permata

Abstrak


ABSTRAK

 

Permata, Oktavia. 2013. Perbedaan Kemampuan Komunikasi Siswa Ditinjau dari Pola Asuh Orangtua pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Turen. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed., (2) Ninik Setiyowati, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: kemampuan komunikasi interpersonal, pola asuh orangtua

 

Kemampuan komunikasi interpersonal merupakan kemampuan seseorang dalam menyampaikan dan menerima informasi atau pesan kepada orang lain sehingga menimbulkan reaksi umpan balik yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Banyak hal dapat mempengaruhi tingkat kemampuan komunikasi interpersonal seseorang, salah satunya adalah pola asuh yang diterapkan kepada anak. Pola asuh orangtua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan komparatif. Analisis menggunakan One Way Anova. Penelitian ini memiliki 1 variabel terikat, yaitu kemampuan komunikasi interpersonal dengan 1 variabel bebas yaitu pola asuh orangtua. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E dan VIII G di SMP Negeri 2 Turen sebanyak 61 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kemampuan komunikasi interpersonal (α=0,885) dan skala pola asuh orangtua dengan reliabilitas tipe Authoritarian (α=0,913), Authoritative (α=0,933), Indulgent (α=0,899), Neglectful (α=0,909).Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan komunikasi siswa ditinjau dari pola asuh orangtua (sig. 0,341).

Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan metode yang berbeda serta menambah atau mengganti variabel-variabel lainnya yang mungkin dapat mempengaruhi tingkat kemampuan komunikasi interpersonal, misalnya kematangan emosi pada siswa, jenis kelamin, usia, dan urutan kelahiran, yang mungkin dapat mempengaruhi secara signifikan terhadap tingkat kemampuan komunikasi interpersonal siswa.