Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STRATEGI KOPING STRES PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA (Studi Kasus pada Penderita Kanker Payudara yang Menjalani Pengobatan Alternatif))

Fita Ferdian Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Fita Ferdian. 2013. Strategi Koping Stres pada Penderita Kanker Payudara (Studi Kasus pada Penderita Kanker Payudara yang Menjalani Pengobatan Alternatif). Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: strategi koping stres, penderita kanker payudara, pengobatan alternatif.

 

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang bermula dari sel-sel di payudara yang dapat tumbuh ke jaringan di sekitarnya atau menyebar (metastasis) ke area-area lain dalam tubuh. Pengobatan untuk kanker payudara saat ini telah berkembang, dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif. Didiagnosis menderita kanker payudara dan menjalani pengobatan kanker dapat menimbulkan stres. Saat ini banyak penderita kanker payudara yang menjalani pengobatan alternatif. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai strategi koping stres pada penderita kanker payudara yang menjalani pengobatan alternatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan strategi koping stres pada penderita kanker payudara yang menjalani pengobatan alternatif.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Dengan rancangan penelitian studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dengan tahap penelaahan data, pengkodean, dan menentukan tema-tema inti.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperoleh hasil sebagai berikut. Penderita kanker payudara yang menjalani pengobatan alternatif memasrahkan diri kepada Tuhan. Kepasrahan didapat melalui pemahaman bahwa Tuhan yang mengatur kehidupan manusia. Pemahaman ini juga mempengaruhi pengambilan makna positif dan penerimaan terhadap peristiwa yang dialami. Selain itu, penderita kanker payudara juga melakukan usaha untuk mengurangi efek dari kanker payudara melalui pengobatan yang dipilih dengan pertimbangan biaya dan pengalaman negatif terhadap pengobatan medis.