Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Panduan Pertolongan Pertama pada Cedera Olahraga Sepakbola untuk Pelatih Sekolah Sepak Bola di Mlang Raya

Idham BintoroSakti Laksono

Abstrak


ABSTRAK

 

Laksono, Idham Bintoro Sakti. 2013. Pengembangan Buku Panduan Pertolongan Pertama pada Cedera Olahraga Sepakbola untuk Pelatih Sekolah Sepak Bola di Malang Raya. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) dr. H. Moch Yunus, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Buku Buku Panduan, Cedera Olahraga Sepakbola

 

Sepakbola merupakan olahraga yang memiliki tingkat resiko cedera yang besar. Dalam proses perkembangannya, pembinaan sepakbola dilakukan di Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terdapat di banyak daerah, salah satunya adalah Malang Raya. Berdasarkan observasi awal, peneliti melakukan survei  pemahaman pelatih SSB terhadap cedera olahraga. Survei tersebut dilakukan dengan analisis kebutuhan menggunakan angket kepada sampel pelatih SSB Lawang di Kabupaten Malang dan SSB Merah Putih di Kota Malang dengan total 10 pelatih selama bulan Oktober 2012.

Hasil analisis kebutuhan, peneliti memperoleh temuan yaitu 100% anak didik (siswa SSB) pernah mengalami cedera, 100% pelatih memberikan pertolongan pertama pada siswa yang cedera, 50% pelatih merawat siswanya yang mengalami cedera, 50% pelatih tidak dapat memberikan pertolongan cedera sesuai prosedur medis, 80% pelatih perlu untuk mampu menangani cedera, 60% pelatih pernah mempelajari pertolongan pertama, 60% pelatih menggunakan buku sebagai media, 70% pelatih memerlukan panduan mengatasi cedera.

Berdasarkan analisis kebutuhan, peneliti mengembangkan buku panduan Pertolongan Pertama pada Cedera Olahraga Sepakbola. Langkah yang dilakukan peneliti yaitu mengacu pada langkah Borg dan Gall. Dari 10 langkah Borg dan Gall, peneliti menggunakan 7 langkah yaitu: 1) Pengumpulan informasi dan analisis kebutuhan, 2) Perencanaan dan pembuatan rancangan produk, 3) Pengembangan produk awal, 4) Uji coba kelopok kecil, 5) Revisi produk pertama, 6) Uji coba kelompok besar, 7) Revisi produk kedua.

Dalam proses pengembangan produk, produk tersebut dievaluasi oleh ahli pengembangan media dan ahli pertolongan pertama cedera olahraga. Hasil evaluasi ahli tersebut sangat valid dengan kriteria pencapaian untuk evaluasi ahli pengembangan media 95% dan ahli pertolongan pertama cedera olahraga 89%, sehingga produk dapat digunakan untuk uji coba kelompok kecil tanpa adanya revisi.

Uji coba kelompok kecil dilakukan di SSB Lawang (Kabupaten Malang) dengan 7 sampel dan diperoleh hasil 82,07%.  Hasil uji coba tersebut masuk dalam kategori cukup valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Uji coba kelompok besar dilakukan di 5 SSB di Malang Raya yaitu SSB Lawang (Kabupaten Malang), SSB Merah Putih, SSB Unibraw 82 (Kota Malang) dan SSB Temas United (Kota Batu) dengan total 25 subyek pelatih dan diperoleh persentase rata-rata 83,79%. Hasil   uji coba tersebut masuk dalam kategori cukup valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Setelah revisi kecil maka buku Pertolongan Pertama pada Cedera Olahraga Sepakbola  dapat digunakan oleh  pelatih SSB di Malang Raya.