Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kecenderungan Berperilaku di Dunia maya dan Dunia Nyata ditinjau berdasar Kebutuhan

Bima Arya Kuswirawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Kuswirawan, Bima Arya. 2013. Perbedaan Kecenderungan Berperilaku Di Dunia Maya Dan Dunia Nyata Ditinjau Berdasar Kebutuhan. Skripsi. Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistyorini, S.Psi, M.Psi, (II) Drs. Mohammad Bisri, M.Si

 

Kata Kunci: perilaku, dunia maya, dunia nyata, kebutuhan

 

Kebutuhan merupakan sesuatu yang harus dipenuhi dalam kehidupan. Dengan adanya kebutuhan, seseorang dapat melakukan hal apa saja untuk memenuhinya. Menurut Murray, needs ialah sebuah konstruk mengenai kekuatan di bagian otak yang mengorganisir berbagai proses seperti persepsi, berfikir dan berbuat untuk mengubah kondisi yang ada dan tidak memuaskan. Need bisa dibangkitkan oleh proses internal, tetapi lebih sering dirangsang oleh faktor lingkungan. Adanya need/kebutuhan tersebut juga mampu membuat perbedaan perilaku di dunia maya dan dunia nyata. Fokus penelitian peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana need/kebutuhan dan press yang ada di dalam diri seseorang dapat menyebabkan timbulnya perbedaan perilaku interpersonal dan mendeskripsikan perilaku apa yang ditampakkan oleh seorang user atau pengguna ketika berada di dalam dunia maya dan di dunia nyata.

Penelitian ini termasuk penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi fenomenologis yang bertujuan untuk mengetahui needs dan press apa saja yang dimiliki oleh subjek penelitian yang dapat memunculkan perbedaan perilaku subjek ketika berada di dunia nyata dan dunia maya. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (1 perempuan dan 2 laki-laki). Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan pada kondisi yang natural dan tidak terkesan dibuat-buat. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua subjek penelitian memiliki need yang sama ketika memanfaatkan fasilitas dunia maya, yaitu n Inf. Setiap subjek cenderung berusaha untuk tidak mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan secara langsung.

Penelitian selanjutnya diharapkan mampu membuat pedoman wawancara yang lebih baik dan sesuai dengan acuan teori yang digunakan. Sedangkan bagi subjek penelitian, diiharapkan dengan dilaksanakannya penelitian ini, subjek dapat mengenali pribadinya  lebih dalam dan dapat merubah need yang ada dalam dirinya menjadi lebih adaptif dengan lingkungan. Pihak keluarga dan kerabat subjek diharapkan agar tidak hanya mencurigai subjek penelitian ketika mengakses situs jejaring sosial, akan tetapi juga memberikan sifat yang lebih terbuka kepada subjek, seperti menanyakan kondisi subjek ketika ada masalah agar subjek tidak hanya membagi masalahnya tersebut di dunia maya saja dan hanya dipendam sendiri. Diharapkan juga bagi teman-teman subjek untuk tidak hanya meladeni subjek ketika berada di dunia maya saja, akan tetapi juga  meladeni subjek ketika berada di dunia nyata juga. Dengan demikian diharapkan subjek juga akan menjadi lebih terbuka di dunia nyata dan tidak hanya memuaskan need yang dimilikinya di dunia maya saja. Selanjutnya, bagi masyarakat umum juga diharapkan agar dapat memahami kebutuhan yang dimiliki diri sendiri ataupun individu lain yang ada di sekitarnya, sehingga setiap individu mampu mengungkapkan kebutuhan atau need yang dimilikinya.