Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Permainan Congklak sebagai Media untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Maarif 01 Singosari

Anisa Nur Hidayah Bisri

Abstrak


ABSTRAK

 

Bisri, Anisa Nur Hidayah. 2013. Pengaruh Permainan Congklak sebagai Media untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Maarif 01 Singosari. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Fattah Hidayat, S.E, S.Psi, M.Si (II) Drs. Moh Bisri, M.Si

 

Kata Kunci: permainan congklak, motorik halus, anak usia 4-5 tahun

 

Kemampuan motorik halus anak pada usia 4-5 tahun seharusnya sudah berkembang sesuai dengan tahapan usianya. Pada tahapan ini anak seharusnya sudah bisa menggunakan pensil, menggambar, memotong dengan gunting, dan menulis. Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di TK Al-Maarif Singosari didapatkan data 30% dari 63 siswanya kemampuan motorik halusnya masih rendah terutama dalam kegiatan menulis untuk anak usia dini, cara memegang pensil yang kurang tepat, menjiplak bentuk atau garis yang belum rapi, dan menyusun puzzle yang masih membutuhkan bimbingan. Terkait dengan karakteristuik anak usia 4-5 tahun sebagai usia bermain maka pemberian stimulasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus bisa melalui permainan. Permainan congklak merupakan permainan edukatif bisa digunakan sebagai alternatif untuk menstimulasi kemampuan motorik halus. Motorik halus dalam penelitian ini dibatasi pada kemampuan menulis anak usia dini.  

Rancangan penelitian ini merupakan penelitian eksperimen quasi dengan menggunakan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 13 siswa kelas A TK Al-Maarif Singosari yang memiliki rentang usia 4-5 tahun. Instrumen dalam penelitian ini adalah alat permainan congklak sebagai media eksperimen dan tulisan yang terdiri dari 5 suku kata sebagai soal pretest dan posttest. Aspek yang diukur dalam kegiatan menulis ini meliputi kemampuan memegang alat tulis, kemandirian, dan kerapian tulisan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test sebagai analisis uji hipotesa.

Permainan congklak ini bisa mempengaruhi kemampuan motorik halus anak. Sedangkan jika dianalisis berdasarkan aspeknya, untuk aspek kemampuan memegang alat tulis dan kemandirian dapat dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Untuk aspek kerapian menulis tidak terdapat pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Disarankan kepada penelitian selanjutnya untuk menggunakan penelitian eksperimen murni sehingga hasil penelitian bisa digeneralisasikan. Penambahan subjek juga perlu dilakukan agar bisa menggunakan teknik statsitik parametrik. Ketersediaan tempat dan fasilitas perlu diperhatikan agar proses eskperimen bisa berjalan dengan maksimal.