Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kecerdasan Adversitas Dan Tingkat Stres Sebagai Prediktor Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas Akselerasi SMA Negeri Di Kota Malang

Iis Kurniasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniasari, Iis. 2013. Kecerdasan Adversitas Dan Tingkat Stres Sebagai Prediktor Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas Akselerasi SMA Negeri Di Kota Malang. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed., (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi

 

Kata kunci: kecerdasan adversitas, tingkat stres, prestasi belajar

 

Pada saat ini banyak siswa yang menjalani pendidikan di kelas akselerasi yang tidak mampu memahami dan menghadapi hambatan-hambatan yang mereka temui. Mereka cenderung terpuruk dan membiarkan hambatan-hambatan itu untuk tidak segera terselesaikan. Dalam kondisi demikian yang berlangsung secara terus-menerus membuat mereka mengalami suatu kondisi yang dinamakan dengan stres. Hal tersebut secara tidak langsung telah berdampak pada hasil prestasi belajar mereka pada saat menghadapi Ujian Akhir Semester, maka hal tersebut mendasari peneliti untuk mengadakan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kecerdasan adversitas dan tingkat stres sebagai prediktor prestasi belajar pada siswa kelas akselerasi SMA Negeri di Kota Malang.

Populasi dalam penelitian ini adalah 110 siswa kelas akselerasi yang bersekolah di beberapa SMA Negeri di Kota Malang, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 8, dengan sampel sebanyak 54 orang siswa kelas akselerasi yang diambil dengan menggunakan metode cluster random sampling. Kecerdasan adversitas dan tingkat stres siswa kelas akselerasi ini diambil dengan menggunakan metode kuesioner skala Likert. Sedangkan prestasi belajar diambil dengan menggunakan hasil dari Ujian Akhir Semester mereka. Hasil analisis validitas untuk skala kecerdasan adversitas menunjukkan bahwa terdapat 49 item yang valid dan 7 item yang tidak valid. Uji validitas untuk skala tingkat stres menunjukkan terdapat 82 item yang valid dan 14 item yang tidak valid. Sedangkan hasil analisis reliabilitas untuk skala kecerdasan adversitas sebesar 0,939 dan skala tingkat stres sebesar 0,966, sehingga instrumen ini dapat digunakan untuk melaksanakan penelitian.

Data kecerdasan adversitas dan tingkat stres dianalisis dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi antara kecerdasan adversitas dan prestasi belajar sebesar 0,129 dengan p ˂ 0,05. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan adversitas memberikan hubungan yang positif terhadap prestasi belajar. Pada hubungan tingkat stres dan prestasi belajar koefisien regresi menunjukkan skor sebesar -0,060 dan p ˂ 0,05. Nilai tersebut berarti tingkat stres memberikan hubungan negatif terhadap prestasi  belajar. Sedangkan hubungan kecerdasan adversitas, tingkat stres, dan prestasi belajar mempunyai nilai R2 sebesar 0,527. Nilai tersebut menjelaskan bahwa ada hubungan antara kecerdasan adversitas dan tingkat stres terhadap prestasi belajar sebesar 52,7% pada diri siswa kelas akselerasi saat menghadapi Ujian Akhir Semester. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara kecerdasan adversitas, tingkat stres, dan prestasi belajar saat menghadapi ujian akhir semester pada siswa kelas akselerasi SMA Negeri di Kota Malang.