Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Dengan Perilaku Bullying Di Sekolah SMP

Fitri Yuniartiningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuniartiningtyas, Fitri. 2013. Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Dengan Perilaku Bullying Di Sekolah SMP. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Anies Syafitri S.Psi.,M.Psi.,  (II) Diyah Sulistyorini Psi.,M.Psi.

 

Kata Kunci: pola asuh orang tua, tipe kepribadian, perilaku bullying di sekolah.

 

Perilaku bullying adalah segala perilaku agresi yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang mengandung tiga karakteristik yakni pelaku cenderung untuk menyakiti seseorang, seringkali target bullying adalah orang yang sama, pelaku memilih korban yang dianggapnya rentan. Perilaku bullying dipengaruhi oleh faktor pola asuh orang tua dan tipe kepribadian. Pola asuh orang tua adalah perlakuan orang tua terhadap anak dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan, memberi perlindungan, dan mendidik anak agar anak-anaknya dapat tumbuh menjadi individu-individu yang dewasa secara sosial. Kepribadian adalah apa yang menentukan individu untuk bertingkah laku sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat dan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya sesuai dengan situasi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola asuh orang tua siswa di sekolah, (2) mengetahui tipe kepribadian siswa di sekolah, (3) mengetahui perilaku bullying di sekolah, (4) mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan perilaku bullying di sekolah, (5) mengetahui hubungan antara tipe kepribadian siswa dan perilaku bullying di sekolah, dan (6) mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan tipe kepribadian siswa terhadap perilaku bullying di sekolah.

Jenis penelitian  kuantitatif ini adalah deskriptif  korelasional, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 87siswa kelas VIII. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket pola asuh orang tua, angket tipe kepribadian, dan skala perilaku bullying yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan antara dua variabel dan teknik Regresi digunakan untuk mengetahui hubungan antara ketiga variabel.

Hasil penelitian menunjukkan (1) pola asuh orang tua pada klasifikasi pola asuh permisif (69%), (2) tipe kepribadian berada pada klasifikasi tipe kepribadian sanguinis (39%), (3) perilaku bullying berada pada klasifikasi rendah (62%), (4) ada hubungan negatif pola asuh orang tua dan perilaku bullying, (5) ada  hubungan negatif antara tipe kepribadian dan perilaku bullying dan (6) ada hubungan antara pola asuh orang tua, tipe kepribadian, dan perilaku bullying.

Disarankan (1) bagi siswa, disarankan untuk tetap mudah bergaul dengan teman maupun adik kelas, karena hal tesebut dapat menambah pergaulan. (2) bagi orang tua, orang tua sebaiknya menerapkan pola asuh permisif atau pola asuh demokratis (2) bagi sekolah, para guru tidak perlu menggunakan kekerasan dalam menegakkan peraturan di sekolah, (3) bagi peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah sampel dan mencermati faktor-faktor lain yang mempunyai keterkaitan dengan perilaku bullying.