Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Stres pada Remaja Berdasarkan Tipe Kepribadian Somatotip Sheldon

SRI WAHYUNI POLINGGAPO

Abstrak


ABSTRAK

 

Polinggapo, Sri. Wahyuni. 2013. Perbedaan Stres pada Remaja Berdasarkan Tipe Kepribadian Somatotip Sheldon. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si, (2) Ika A. Farida, S.Psi, M.Psi

 

Kata kunci: Stres, Remaja, Tipe Kepribadian Somatotip Sheldon

 

Remaja merupakan masa dimana terjadi berbagai perubahan, baik fisik maupun psikologis. Sebagai seorang remaja yang masih rentan terhadap berbagai persoalan hidup, seringkali ketika menghadapi suatu masalah, hal tersebut menjadi sebuah tekanan yang berakhir dengan stres. Cara individu memberikan tanggapan terhadap stres berbeda-beda. Tanggapan tersebut tidak hanya ditentukan oleh faktor fisiologis saja, melainkan juga ditentukan oleh faktor psikologis, yaitu tipe kepribadian. Salah satu tipe kepribadian adalah tipe kepribadian somatotip, yaitu tipe kepribadian berdasarkan bentuk tubuh.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan stres antara remaja yang memiliki tipe kepribadian endomorf, tipe kepribadian mesomorf, dan tipe kepribadian ektomorf. Tipe kepribadian somatotip diukur dengan menggunakan metode pengukuran antropometri. Instrumen yang digunakan untuk mengukur stres yaitu Daily Stress Inventory (DSI) yang telah diadaptasi oleh tim Fakultas Psikologi UGM dengan validitas bergerak dari 0,355 sampai dengan 0,752 dan reliabilitas 0,966. Analisis data menggunakan teknik one way ANOVA untuk menguji perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan stres antara remaja tipe kepribadian endomorf, remaja tipe kepribadian mesomorf, dan remaja tipe kepribadian ektomorf. Stres remaja tipe kepribadian endomorf lebih rendah dibandingkan remaja tipe kepribadian mesomorf dan ektomorf.

Bagi remaja tipe endomorf, menghindari situasi atau kondisi yang menyebabkan stres tidak selamanya baik, terkadang manusia butuh itu untuk bisa berkembang menjadi manusia yang lebih baik. Bagi remaja tipe mesomorf, menyukai persaingan bukanlah hal yang buruk, namun ada baiknya bersaing dengan cara yang sehat. Dan bagi remaja tipe ektomorf, ada baiknya mencoba sedikit terbuka dan mulai menjalin hubungan baik dengan orang lain sebagai teman untuk saling berbagi keluh kesah dan bertukar pikiran