Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN POLA PIKIR KEWIRAUSAHAAN DAN ADVERSITY QUOTIENT PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG YANG BERORIENTASI TERHADAP PENCIPTA LAPANGAN KERJA DAN PENCARI KERJA

Rovi Andriyanto Romli

Abstrak


ABSTRAK
Lulusan Perguruan Tinggi di Indonesia, pada umumnya lebih memilih sebagai pencari kerja daripada pencipta lapangan pekerjaan. Kewirausahaan merupakan proses dalam menciptakan sesuatu yang berbeda dan bernilai,. Pola pikir kewirausahaan menggambarkan cara berpikir inovatif dan energik yang memanfaatkan peluang dan bertindak untuk mewujudkan peluang tersebut. Adversity quotient merupakan suatu kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang keberhasilan untuk mencapai tujuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya perbedaan pola pikir kewirausahaan dan adversity quotient antara mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang sebagai pencipta lapangan kerja dan pencari kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan metode penelitian ANOVA (F-test). Terdapat 2 populasi yang digunakan sebagai penelitian, yakni populasi 1 yaitu pencipta lapangan kerja dan populasi 2 yaitu pencari kerja di kalangan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Dalam penelitian ini, variabel pola pikir kewirausahaan diperoleh keputusan terima H0, karena Sig (0,164) > α (0,05) sedangkan adversity quotient adalah terima H0, karena Sig (0,392) > α (0,05). Sehingga Pola pikir kewirausahaan dan adversity quotient antara mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang yang berorientasi sebagai pencipta lapangan kerja dan pencari kerja adalah tidak memiliki perbedaan atau dapat dikatakan sama.
Kata kunci: pola pikir kewirausahaan, adversity quotient.