Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Cognitive-Behavior Group Therapy Terhadap Peningkatan Anger Management

Safiruddin Al Baqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Al Baqi, Safiruddin. 2013. Pengaruh Cognitive-Behavior Group Therapy Terhadap Peningkatan Anger Management. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi., M.Psi. (II) Ika Andrini Farida, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: Anger Management, Cognitive-Behavior Group Therapy

 

Marah merupakan hal yang wajar bagi individu. Namun ekspresi marah yang keluar dalam bentuk perilaku sangat bergantung pada anger management yang dimiliki setiap individu. Anger management merupakan kemampuan individu dalam mengelola kemarahan, semakin tinggi tingkat anger management semakin baik ekspresi marah yang dimunculkan sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Bagi remaja pengelolaan marah dapat menjadi permasalahan ketika diwujudkan dalam bentuk agresi. Penelitian ini dilakukan untuk menguji cognitive-behavior group therapy (CBGT) sebagai salah satu alternatif guna membantu individu meningkatkan anger management.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ekperimen dengan menggunakan pendekatan between subject design dalam pengambilan datanya, yakni dengan membagi subjek menjadi dua, sebagai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Design ekperimen penelitian ini adalah nonrandomize pretest-posttest control group design, dimana dua kelompok subjek yakni kontrol dan eksperimen masing–masing diberikan soal posttest dan posttest. Kelompok eksperimen diberikan treatmen terapi kelompok berbasis cognitive-behavior therapy untuk meningkatkan tingkat anger management, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan treatment. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Managemen Marah yang diadaptasi dari Anger Management Scale. Skala ini memiliki 18 item valid yang digunakan sebagai pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa SMK Negeri 2 Malang yang sebelumnya telah di-sreeneng oleh guru BK yakni yang memiliki anger management rendah. Subjek dibagi menjadi 2, yakni 5 siswa sebagai kelompok kontrol dan 5 siswa sebagai kelompok eksperimen. 

Hasil analisis statistik terhadap data yang dipeoleh menunjukkan bahwa  secara statistik CBGT tidak efektif untuk meningkatkan kemampuan anger management dengan taraf signifikan 95%. Walaupun secara statistik CBGT tidak efektif untuk meningkatkan anger management bagi remaja, tetapi secara akuntabilita terapi tersebut sangat akuntabel karena berhasil membantu 5 siswa yang menjadi subjek kelompok kontrol dalam meningkatkan kemampuan mengelola marah sehingga intensitas marah dapat diturunkan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan teknik yang berfokus pada perubahan emosi bukan hanya kognisi dan perilaku, menggunakan satu teknik namun intens dan menggunakan subjek yang lebih representatif dan luas.