Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KETERAMPILAN INTERPERSONAL PADA WANITA PEKERJA FORMAL DAN WANITA PEKERJA INFORMAL DI KOTA MALANG

GALUH DWINTA SARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Galuh Dwinta. 2013. Perbedaan Keterampilan Interpersonal pada Wanita Pekerja Formal dan Wanita Pekerja Informal di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si (II) Diantini Ida Viatrie S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci : keterampilan interpersonal, wanita, pekerja formal dan informal

 

Wanita lebih unggul dalam berkomunikasi daripada pria karena wanita mampu memahami maksud dari setiap gerak tubuh.Wanita mampu menyadari apakah lawan bicaranya masih tertarik untuk mendengarkan atau tidak. Dalam dunia kerja, wanita menggunakan keterampilan interpersonal untuk berhubungan dengan orang lain. Wanita pekerja baik formal maupun informal dituntut untuk bisa melayani, berinteraksi dengan atasan ataupun bawahan, mempengaruhi dan menjalin hubungan yang baik dengan partner kerja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan interpersonal pada wanita pekerja formal dan wanita pekerja informal.Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif komparatif. Subjek penelitian sebanyak 200 orang wanita, diambil dengan menggunakan area random sampling dari populasi sasaran dalam penelitian ini sebanyak 131.170 wanita yang bekerja di Kota Malang. Data keterampilan interpersonal diambil menggunakan skala dengan metode Likert.Reliabitas skala keterampilan interpersonal sebesar 0,885. Data hasil penelitian dideskripsikan dan dianalisis dengan teknik independet sample t-test

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Wanita pekerja formal di Kota Malang memiliki keterampilan interpersonal yang tinggi. (2) Wanita pekerja informal di Kota Malang  memiliki keterampilan interpersonal yang tinggi. (3) Dari hasil keseluruhan penelitian, ditemukan hasil “ada perbedaan keterampilan interpersonal pada wanita pekerja formal dan wanita pekerja informal di Kota Malang, yaitu keterampilan interpersonal wanita pekerja formal lebih tinggi daripada keterampilan interpersonal wanita pekerja informal”

Disarankan kepada : (1) Pemerintah lebih memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan perempuan dengan cara meningkatkan upah kerja dan mengontrol waktu kerja, baik pekerjaan di sektor formal maupun informal (2) Bagi Manager HRD agar dapat memberikan fasilitas yang dapat meningkatkan keterampilan interpersonal pada pekerja/karyawannya dengan mengadakan pelatihan atau seminar tentang keterampilan interpersonal (3) Bagi tenaga kerja wanita hendaknya mempertahankan dan mengembangkan keterampilan interpersonalnya dengan cara berinteraksi dengan berbagai macam kalangan dan status sosial yang berbeda, lebih membuka diri, percaya kepada orang lain, mengikuti kegiatan-kegiatan yang meningkatkan keterampilan interpersonalnya, bisa bekerja sama dengan orang dari berbagai macam kalangan, sehingga hubungan antara sesama pekerja terjalin lebih erat agar mendapatkan hasil yang maksimum dalam pekerjaannya.