Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Persepsi Budaya Organisasi Tentang Sistem Layanan Akademik dan Motivasi Berprestasi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kediri

CHRISTY RATNANINGTYAS

Abstrak


ABSTRAK

 

Ratnaningtyas, Christy. 2013. Hubungan Persepsi Budaya Organisasi Tentang Sistem Layanan Akademik dan Motivasi Berprestasi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kediri. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed, (2) Ninik Setiyowati S.Psi.,M.Psi.

 

Kata Kunci : persepsi budaya organisasi, motivasi berprestasi, mahasiswa perguruan tinggi di Kediri

 

Sistem pelayanan akademik merupakan salah satu budaya organisasi yang terdapat dalam universitas. Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan mengarahkan perilaku anggota-anggotanya. Persepsi terhadap budaya organisasi sistem layanan akademik kemungkinan dapat mempengaruhi motivasi berprestasi mahasiswa. Persepsi adalah pandangan atau pengertian bagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu. Motivasi berprestasi adalah keinginan seseorang untuk selalu meningkatkan prestasinya dengan bekerja keras untuk mencapai mutu kerja sebaik-baiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui persepsi budaya organisasi mahasiswa tentang sistem layanan akademik (2) mengetahui motivasi berprestasi mahasiswa pada perguruan tinggi di Kediri (3) hubungan persepsi budaya organisasi tentang sistem layanan akademik dan motivasi berprestasi mahasiswa pada perguruan tinggi di Kediri.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive. Subjek penelitian dalam penelitian ini mahasiswa berjumlah 60 orang dengan karakteristik: mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri, angkatan 2009 - 2012, tidak cuti kuliah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala persepsi budaya organisasi tentang sistem layanan akademik dan skala motivasi berprestasi yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan antara dua variabel.

Hasil validitas skala persepsi budaya organisasi tentang sistem layanan akademik, 58 item yang dinyatakan valid, dengan reliabilitas 0,945. Sedangkan skala motivasi berprestasi 61 item yang dinyatakan valid, dengan reliabilitas 0,957. Hasil penelitian menunjukkan (1) persepsi budaya organisasi tentang sistem layanan akademik berada pada tingkatan tinggi tinggi, sebanyak 41 orang (68,33%); (2) motivasi berprestasi tergolong pada tingkatan tinggi, sebanyak 49 orang (81,67%); (3) ada hubungan positif antara persepsi budaya organisasi tentang sistem sistem layanan akademik dan motivasi berprestasi mahasiswa pada perguruan tinggi di Kediri, sebesar 0,326 dengan taraf signifikansi 0,011. Disarankan (1) bagi mahasiswa, mampu mampu mendukung usaha universitas dalam memajukan sistem layanan akademik, (2) bagi Universitas tempat penelitian, mampu meningkatkan lagi sistem layanan akademik bagi mahasiswa, (3) Bagi peneliti selanjutnya, dapat melengkapi teori mengenai persepsi budaya organisasi tentang sistem layanan akademik dan motivasi berprestasi.