Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PRASANGKA AREMANIA TERHADAP BONEKMANIA

Happy Pratama

Abstrak


ABSTRAK

 

Pratama, Happy. 2012. Prasangka Aremania Terhadap Bonekmania. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti M.Si, (II) Indah Yasminum Suhanti S.Psi.,M.Psi.

 

Kata Kunci: prasangka, aremania, bonekmania

 

Aremania adalah julukan bagi seluruk warga Malang Raya terutama yang mendukung kesebelasan Arema. Aremania memiliki musuh bebuyutan yang sejak lama bentrok dan hingga saat ini belum menemukan kesepakatan untuk berdamai dengan Bonekmania. Permusuhan antara Malang-Surabaya tersebut menimbulkan Prasangka negatif diantara kedua belah pihak yang bermusuhan yaitu Aremania dan Bonekmania.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yaitu tentang prasangka yang ada pada setiap diri Aremania terhadap Bonekmania yang menjadi musuh bebuyutannya, selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk prasangka apa saja yang ada pada Aremania.

Peneliti ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif studi kasus. Dengan penelitian studi kasus, maka penelaahannya dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail, dan komprehensif. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis deskriptif kualitatif dimulai dengan pengumpulan data, tahap reduksi data dan kategorisasi.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: subjek penelitian menunjukkan adanya prasangka negatif terhadap Bonekmania dengan bersikap kurang bersahabat bila bertemu dengan bonekmania. Prasangka yang dilakukan ketiga subjek penelitian dilatar belakangi oleh adanya sejarah permusuhan yang telah berlangsung lama diantara masyarakat Malang dan Surabaya, selain itu ketiga subjek merasa Bonekmania selalu memupuk permusuhan dengan cara memicu bentrokan saat Aremania tour ke luar kota dalam mendukung kesebelasan Arema bertanding di luar kandang.

Subjek menunjukkan adanya  tindakan strereotip dengan mengganggap semua Bonekmania memiliki perilaku yang sama yaitu brutal serta tidak memiliki modal uang dan hanyalah modal nekat, subjek menunjukkan adanya  tindakan diskriminasi dengan cara memusuhi siapa saja yang mengenakan atribut Bonekmania, subjek menunjukkan adanya  tindakan jarak sosial dengan menjaga jarak dalam bergaul, bekerja, dan memilih jodoh selama ada atribut Bonekmania, subjek tidak menunjukkan  tindakan prasangka dimensi diskriminasi maupun  tindakan tipe diskriminasi selama tidak ada yang menunjukkan adanya atribut Bonekmania.  Subjek penelitian menerangkan bahwa Aremania bukanlah organisasi resmi atau instansi sehingga tidak ada tipe diskriminasi institusional langsung maupun tak langsung.