Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN MINAT MUSIK PUNK DITINJAU DARI KEPRIBADIAN OPTIMISTIK-PESIMISTIK PADA SISWA KELAS XI DI SMAK FRATERAN MALANG

ALLUICIUS ANDREAWAN PORLANDO PRABOWO

Abstrak


ABSTRAK

 

Andre, Allluicius 2012. Perbedaan Minat Musik Punk Ditinjau Dari Kepribadian Optimistik-Pesimistik. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Anies Syafitri, S. Psi. M.Psi. Psikologi  (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi. M. Psi.

 

Kata Kunci: kepribadian optimistik-pesimistik, minat musik punk

Penelitian ini berfokus pada salah satu jenis musik, yaitu musik punk. Keyakinan bahwa musik kesukaan dapat memberikan informasi psikologi secara akurat telah didukung oleh banyak penelitian-penelitian (Perkins, 2008). Dari berbagai macam tipe kepribadian yang ada, maka penulis memilih untuk mengkaji lebih lanjut tentang kepribadian optimistik-pesimistik. Penelitian lebih lanjut dilaksanakan di SMAK Frateran Malang.

 

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam penelitian komparatif. Dengan menggunakan populasi yang berjumlah 84 orang. jumlah sampel yang diambil sebanyak 70 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis independent sample T-Test menggunakan program SPSS for windows seri 16.0

 

Hasil penelitiannya adalah: (1) Sebagian besar murid SMAK Frateran memiliki kepribadian pesimistik yaitu 43 orang, sedangkan hanya 27 orang yang memiliki kepribadian optimistik. (2) Dari 70 murid kelas XI SMAK Frateran, yang memiliki minat musik punk tinggi yaitu 51%, sedangkan yang memiliki minat musik punk rendah yaitu 49%. (3) Nilai probabilitas (Sig. 2-tailed) sebesar 0,613 dengan signifikansi 0,05 dengan demikian hasilnya maka hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan minat musik punk ditinjau dari kepribadian optimistik-pesimistik pada siswa kelas XI di SMAK Frateran Malang, ditolak.

 

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Hanya sebagian kecil, yaitu 39% siswa-siswi kelas XI SMAK Frateran berkepribadian optimis. Dari hasil analisa pada penelitian ini diketahui bahwa 51% memiliki minat musik punk yang tinggi, hanya 18 murid saja yang berkepribadian optimis. (2) Sebagian besar, yaitu 61% siswa-siswi kelas XI SMAK Frateran berkepribadian pesimis. Dari 36 peminat musik punk, sebanyak 50% yang berkepribadian pesimis. (3) Tidak terdapat perbedaan minat musik punk antara kepribadian optimistik dan pesimistik. Karena jumlah siswa yang memiliki minat musik punk yang tinggi memiliki kepribadian optimistik dan pesimistik dengan tingka presentase yang sama yaitu 50%.

 

Saran yang dapat peneliti berikan adalah (1) Bagi Siswa-siswi SMAK Frateran Malang, agar  para siswa mampu memilah-milah yang baik ataupun yang buruk dalam pergaulan, mengingat bahwa musik punk memiliki image negative di masyarakat. (2) Bagi peneliti selanjutnya agar meneliti hubungan antara kepribadian optimistik dan pesimistik dengan minat musik secara lebih mendalam, dengan cara menambah item serta mampu memperluas ruang lingkup tidak hanya di SMAK Frateran saja.