Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MORAL SEKSUAL, PENGETAHUAN AGAMA (KRISTEN), DAN PERILAKU SEKSUAL SISWA SMA

Enny Simanungkalit

Abstrak


ABSTRAK

 

Simanungkalit, Enny. 2012. Hubungan antara Pengetahuan Tentang Moral Seksual, Pengetahuan Agama (Kristen), dan Perilaku Seksual Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Fattah Hanurawan M.Si.,M.Ed.,  (II) Ninik Setiyowati S.Psi.,M.Psi.

 

Kata Kunci: pengetahuan tentang moral seksual, pengetahuan agama (Kristen), perilaku seksual.

 

Perilaku seksual adalah segala aktivitas seksual yang dilakukan seseorang, baik yang dapat diamati maupun tidak dapat diamati, yang dilakukan sendiri atau bersama orang lain karena didorong oleh hasrat seksual. Perilaku seksual berbeda-beda faktor yang mempengaruhinya, di antaranya adalah pengetahuan tentang moral seksual dan pengetahuan agama. Pengetahuan moral seksual adalah kepemilikan informasi seseorang tentang bagaimana berperilaku seksual yang tidak melanggar ketentuan yang berlaku di masyarakat. Pengetahuan Agama (Kristen) adalah kepemilikan informasi yang dimiliki seseorang mengenai ajaran-ajaran dalam agama. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mengetahui tingkat pengetahuan tentang moral seksual pada siswa SMA 2) mengetahui tingkat pengetahuan agama (Kristen) pada siswa SMA, (3) mengetahui tingkat perilaku seksual pada siswa SMA, (4) mengetahui hubungan pengetahuan tentang moral seksual dengan perilaku seksual, (5) mengetahui hubungan pengetahuan agama (Kristen) dengan perilaku seksual, dan (6) mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang moral seksual, pengetahuan agama (Kristen), dan perilaku seksual pada siswa SMA.

Jenis penelitian  kuantitatif ini adalah deskriptif  korelasional, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik penelitian populasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 52 orang yang berusia 15-19 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket pengetahuan tentang moral seksual, angket tentang pengetahuan agama Kristen, dan skala perilaku seksual yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan antara dua variabel dan teknik Regresi digunakan untuk mengetahui hubungan antara ketiga variabel.

Hasil penelitian menunjukkan (1) pengetahuan tentang moral seksual berada pada klasifikasi tinggi (60%), (2) pengetahuan agama (Kristen) berada pada klasifikasi tinggi (50%), (3)perilaku seksual berada pada klasifikasi rendah (50%), (4) ada hubungan negatif pengetahuan tentang moral seksual dan perilaku seksual, (5) ada  hubungan negatif antara pengetahuan agama (Kristen) dan perilaku seksual dan (6) ada hubungan antara pengetahuan tentang moral seksual, pengetahuan agama (Kristen), dan perilaku seksual siswa SMA.

Disarankan (1) bagi remaja, disarankan untuk mempertahankan pengetahuan tentang moral seksual dan pengetahuan agama yang dimiliki melalui moral yang berlaku di masyarakat dan ajaran agama. Remaja juga disarankan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan seperti kebaktian pemuda. (2) bagi orang tua, disarankan agar mempertahankan dan memberikan pengetahuan tentang moral seksual dan pengetahuan agama sebagai kontrol dari perilaku seksual. Selain itu orang tua juga harus memberi penjelasan kepada anak bahaya dan dampak perilaku seksual sebelum menikah. (3) bagi sekolah, diharapkan untuk rutin melibatkan siswa dalam hal kegiatan keagamaan, menyediakan ekstrakurikuler yang postif yang menarik minat siswa (4) bagi peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah sampel dan mencermati faktor-faktor lain yang mempunyai keterkaitan dengan perilaku seksual.