Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP TERHADAP NAPZA PADA REMAJA AWAL DI SMP NEGERI 1 KOTA KEDIRI TAHUN AJARAN 2011/2012

Natalia Sabatini

Abstrak


ABSTRAK

 

Sabatini, Natalia. 2012. Hubungan antara Konformitas dan Pengetahuan dengan Sikap terhadap NAPZA pada Remaja Awal di SMP Negeri 1 Kota Kediri Tahun Ajaran 2011/2012. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Endang Prastuti M. Si., (2) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.

 

Kata kunci: konformitas, pengetahuan NAPZA, sikap terhadap NAPZA

 

Kasus penyalahgunaan NAPZA di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dari 3202 kasus, 3141 di antaranya terkait dengan remaja. Kota Kediri termasuk dalam jajaran tiga kota dengan kasus NAPZA terbesar di Jatim. Perilaku ditentukan salah satunya oleh sikap sehingga menyelidiki sikap remaja terhadap NAPZA menjadi penting untuk mengetahui kemungkinan perilaku remaja awal berkenaan dengan penyalahgunaan NAPZA di masa mendatang. Sikap terhadap NAPZA dihubungkan dengan variabel lainnya, yakni konformitas, yang dapat mempengaruhi keyakinan dalam penentuan sikap, serta pengetahuan NAPZA yang mendasari pemikiran individu dalam bersikap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara: 1) konformitas dengan sikap terhadap NAPZA, 2) pengetahuan dengan sikap terhadap NAPZA dan 3) konformitas dan pengetahuan dengan sikap terhadap NAPZA.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Subyek penelitian adalah 50 siswa Kelas VIII SMPN 1 Kota Kediri Tahun Ajaran 2011/2012 dengan rentang usia 13-14 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala, yakni skala konformitas (Į=0,888), uji pengetahuan NAPZA (Į=0,855), dan skala sikap terhadap NAPZA (Į=0,911). Pengumpulan data diambil dari pilihan jawaban subyek pada ketiga instrumen. Peneliti menggunakan teknik analisis Korelasi Product Moment yang dikembangkan oleh Pearson dalam program SPSS 16.0 for windows untuk melihat hubungan antara konformitas dan pengetahuan terhadap sikap terhadap NAPZA pada remaja awal. Kemudian peneliti menggunakan teknik analisa regresi linier berganda (Multiple Linier Regression) dalam program SPSS 16.0 for windows untuk mengetahui hubungan ketiga variabel dalam penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif antara konformitas dengan sikap terhadap NAPZA (r = 0,767; sig. < 0,05), semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi pula tingkat persetujuan terhadap NAPZA, 2) terdapat hubungan negative antara pengetahuan dengan sikap terhadap NAPZA (r = -0,642; sig. < 0,05), semakin tinggi pengetahuan maka semakin rendah tingkat persetujuan terhadap NAPZA dan 3) konformitas dan pengetahuan berhubungan dengan sikap terhadap NAPZA (R = 0,824; sig. < 0,05), tingkat konformitas dan pengetahuan individu dapat memprediksi sikap individu terhadap NAPZA.

Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan subyek dengan karakteristik yang lebih beragam dan dengan jumlah lebih banyak. Saran bagi para remaja awal  adalah mampu mempertahankan pemikiran evaluatif mengenai NAPZA, yakni mampu menyaring informasi yang baik dan benar mengenai NAPZA serta mampu bertindak konformis secara positif, yakni tidak mengikuti konformitas kelompok sebaya yang merujuk pada perilaku penyalahgunaan NAPZA.