Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Konformitas Kelompok Sebaya dan Kepercayaan Diri Dengan Perilaku Merokok Pada Usia Remaja

Lutfi Ardha Andika

Abstrak


ABSTRAK

 

Andika, Lutfi Ardha. 2012. Hubungan Antara Konformitas Kelompok Sebaya dan Kepercayaan Diri Dengan Perilaku Merokok Pada Usia Remaja.  Skripsi,  Fakultas  Pendidikan  Psikologi,  Universitas  Negeri Malang.  Pembimbing:  (I)  Dra.  Endang  Prastuti,  M.Si,  (II)  Drs. Mochamad Bisri, M.Si.

 

Kata kunci: Konformitas, Kepercayaan Diri, Perilaku Merokok.

 

Dewasa  ini,  perilaku  merokok  tidak  hanya  didominasi  oleh  kalangan dewasa  saja,  tetapi  juga  sudah  merambah  pada  kalangan  remaja  terutama  remaja putra. Di  lingkungan  sekitar  sering menjumpai  pemandangan  remaja-remaja  putra berkumpul  sambil menghisap  rokok,  biasanya  yang  sering  terlihat  adalah  saat-saat senggang mereka berkumpul di warung, warnet, atau tempat umum lainnya

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara koformitas kelompok sebaya dan tingkat kepercayaan diri pada perilaku merokok di usia  remaja.  Rancangan  dalam  penelitian  ini  menggunakan  analisis  deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa SMK Brawijaya Kota Batu, dan teknik  pengambilan  sampel menggunakan  tekn  random  sampling.  Instrument  yang digunakan  adalah  skala  konformitas,  skala  kepercayaan  diri,  dan  skala  perilaku merokok.  Data  dianalisis  dengan  menggunakan  analisis  korelasi  product  moment dan analisis regresi linier berganda.

Hasil  penellitian  menunjukkan  adanya  hubungan  antara  konformitas dengan  perilaku merokok  dengan  skor  korelasi  sebesar  0,912  dengan  signifikansi 0,000, dan ada hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku merokok dengan skor  korelasi  0,523  dengan  signifikansi  0,001,  serta  terdapat  hubungan  antara konformitas  dan  kepercayaan  diri  pada  perilaku  merokok  sebesar  0,843  dengan signifikansi 0,000.

Disarankan kepada  :  (1)Bagi  remaja untuk  lebih baik dalam melakukan tindakan  konformitas  artinya  setiap  remaja  harus  memilih  perilaku  yang menunjukkan  perilaku  konformitas  yang  adaptif,  serta  bagi  remaja  untuk  lebih meningkatkan kepercayaan dirinya dengan cara yang positif, (2)Bagi sekolah untuk lebih  bertindak  proaktif  dengan memberikan  penyuluhan  tentang  bahaya merokok serta  pelatihan  tentang  peningkatan  kepercayaan  diri,(3)  bagi  peneliti  agar  peneliti bias  lebih menunjukkan  faktor-faktor  lain  yang memungkinkan  untuk membentuk perilaku merokok sehingga dapat memberikan hasil penelitian yang lebih baik.