Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Komunikasi Interpersonal dan Kemampuan Pemecahan Masalah Sosial pada Remaja

Bertha Fabiana Sandah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sandah, Bertha Fabiana. 2008. Hubungan antara Komunikasi Interpersonal dan Kemampuan Pemecahan Masalah Sosial pada Remaja. Skripsi, Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II) Ika Andriani Farida, S.Psi, M.Psi.

 

Kata kunci: komunikasi interpersonal, kemampuan pemecahan masalah

 

Masa Remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa. Peralihan ini menyebabkan remaja rentan terhadap masalah yang terjadi, terutama masalah sosial. Masalah sosial mencakup masalah dengan orang tua, teman sebaya, dan teman lawan jenis. Seringkali remaja kurang mampu dalam menyelesaikan sebuah masalah, karena para remaja berusaha untuk mneyelesaikannya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Komunikasi interpersonal merupakan salah satu cara para remaja dalam membantu memecahkan masalah.

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dan kemampuan pemecahan masalah sosial remaja. Sesuai dengan tujuan maka penelitian ini tergolong penelitian deskriptif korelasiona. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberi gambaran yang lebih jelas dan spesifik tentang situasi-situasi sosial dengan memusatkan perhatian pada aspek-aspek tertentu dan sering menunjukkan hubungan antar variabel.

Sedangkan penelitian korelasional bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan, apabila ada, maka seberapa eratnya hubungan serta berarti tidaknya hubungan itu. Variabel-variabel dalam penelitian yaitu variabel bebas adalah komunikasi interpersonal dan variabel terikat adalah kemampuan pemecahan masalah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X PS (Grafika Persiapan) dan X PD (Grafika Produksi) SMKN 4 Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 38 siswa kelas X PS D dan 39 siswa kelas X PD E. Instrumen yang digunakan adalah skala komunikasi interpersonal dan kuesioner kemampuan pemecahan masalah.

Hasil penelitian menunjukkan komunikasi interpersonal pada siswa SMK Negeri 4 Malang yang berada pada kategori efektif 52 orang (87%), kategori kurang efektif 8 orang (13%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori tidak efektif. Jadi dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal pada siswa SMK Negeri 4 Malang sebagian besar termasuk dalam kategori efektif. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah pada siswa SMK Negeri 4 Malang yang berada pada kategori tepat 9 orang (15%), kurang tepat 41 orang (68%), dan tidak tepat 10 orang (17%). Jadi dapat disimpulkan pemecahan masalah pada siswa SMK Negeri 4 Malang sebagian besar termasuk dalam kategori kurang tepat. Hasil uji hipotesis menggunakan korelasi product moment antara skala komunikasi interpersonal dan kuesioner kemampuan pemecahan masalah diketahui bahwa signifikansi sebesar 0,024. Berdasarkan signifikansi dimana 0,024 < 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan antara komunikasi interpersonal dengan kemampuan pemecahan masalah sosial pada remaja.