Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Self Esteem, Self Confidence, Dan Self Acceptance Dengan Self Disclosure Pada Remaja

Nurul Anikmatul Hanafiah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hanafiah, Nurul Anikmatul. 2012. Hubungan Antara Self Esteem, Self Confidence, Dan Self Acceptance Dengan Self Disclosure Pada Remaja. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si, (II) Ika Andrini Farida, S.Psi, M. Psi.

 

Kata Kunci: Self Esteem, Self Confidence, Self Acceptance, Self Disclosure, Remaja, SMAN 3 Ponorogo

 

Seorang remaja akan mencari format yang tepat untuk membentuk identitas dirinya. Remaja yang sedang mencari identitas diri diharapkan membentuk kemampuan mengevaluasi diri akan menumbuhkan kepercayaan serta penerimaan terhadap diri. Remaja yang memiliki self esteem, self confidence, serta self acceptance akan mampu mengungkapkan tentang pribadi nya kepada orang lain yang disebut self disclosure. Remaja perlu melakukan self disclosure sebagai salah satu sikap yang harus dimiliki agar mereka dapat diterima dalam lingkungan sosialnya. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem, self confidence, dan self acceptance terhadap self disclosure pada remaja dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-XI SMAN 3 Ponorogo baik secara simultan maupun parsial.

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah self esteem, self confidence, self acceptance, variabel terikatnya adalah self disclosure. Rancangan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, korelasional, regresi linear berganda. Penelitian dilakukan dengan menggunakan skala self esteem,skala self confidence, skala self acceptance dan skala self disclosure. Sampel penelitian sejumlah 60 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling yaitu cara mengundi dengan nomor urut absen siswa, dan menentukan  jumlah perwakilan pada setiap kelasnya.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh empat kesimpulan. 1) Ada hubungan antara tingkat self esteem dengan self disclosure pada remaja (rxy= 0,706 ; p=0,000). 2) Ada hubungan antara tingkat self confidence dengan self disclosure pada remaja (rxy= 0,703 ; p=0,000. 3) Ada hubungan antara tingkat antara self acceptance dengan self disclosure pada remaja (rxy= 0,832 ; p=0,000). 4) Ada hubungan antara self esteem, self confidence, self acceptance secara simultan berhubungan dengan self disclosure pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan nilai F = 90,863 (p = 0,000 < 0,05). Hal ini berarti bahwa self esteem, self confidence, self acceptance secara simultan berhubungan dengan self disclosure. Sementara itu nilai koefisien determinasi R Square yang sudah disesuaikan sebesar 0,830, berarti bahwa 83% variabel self disclosure dijelaskan oleh variabel self esteem, self confidence, dan self acceptance, sedangkan sisanya 26,8% dijelaskan oleh variabel lain yang mendukung self disclosure.

Dari hasil penelitian dapat disarankan kepada orang tua untuk memberikan penghargaan terhadap apa yang dilakukan anak, serta bagi pihak sekolah diharapkan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada siswanya.. Serta peneliti selanjutnya yang berminat mengkaji masalah ini menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga di dapatkan kondisi kehidupan subyek.