Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA PUTRI DI PANTI ASUHAN

DESCA PUSPITA ANGGRAENI

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Desca Puspita . 2012. Hubungan Antara Harga Diri Dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri Di Panti Asuhan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.

 

Kata Kunci: harga diri, dukungan sosial teman sebaya, kepercayaan diri

 

Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai tujuan didalam hidupnya. Kepercayaan diri yang tinggi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri baik faktor internal maupun eksternal. Faktor tersebut yaitu perasaan harga diri (self esteem) dan dukungan sosial (social support).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan harga diri dan dukungan sosial teman sebaya dengan kepercayaan diri remaja putri di panti asuhan. rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Subyek penelitian adalah remaja putri yang tinggal di panti asuhan di kota Malang yang berjumlah 80 orang. Teknik pengambilan sampel adalah quota sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala harga diri, skala dukungan sosial teman sebaya dan skala kepercayaan diri.

Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh tiga kesimpulan. Pertama, ada hubungan yang signifikan antara harga diri dan kepercayaan diri (rxy = 0,349, sig. = 0,002 < 0,05). Kedua, ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepercayaan diri ( rxy = 0,537, sig. = 0,000 > 0,05). Ketiga, secara bersama-sama harga diri dan dukungan sosial teman sebaya berkontribusi secara signifikan dengan kepercayaan diri remaja putri di panti asuhan (rxy = 0,552, R square = 0,305, sig. = 0,000 < 0,05). Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi harga diri dan dukungan sosial teman sebaya maka semakin tinggi pula kepercayaan diri dan sebaliknya, semakin rendah harga diri dan dukungan sosial teman sebaya semakin rendah pula kepercayaan dirinya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan remaja putri yang tinggal di panti asuhan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi. Karena dengan kepercayaan diri yang tinggi seseorang dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri sehingga remaja yang tinggal di panti asuhan dapat bersaing dengan remaja lain diluar panti asuhan. Dan bagi pengurus panti asuhan dalam upaya meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya, diharapkan dapat memberikan dukungan baik secara moral maupun materiil. Pengurus panti juga diharapkan banyak memberikan reinforcement positif seperti banyak memberikan pujian, perhatian, serta mampu menjalin hubungan yang dekat dengan anak-anak asuhannya. Selain itu pengurus panti sebaiknya bekerja sama dengan ahli psikologi untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepercayaan diri sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri anak asuhnya.