Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Stres dan Harga Diri Guru ditinjau dari Status Sekolah RSBI dan Non RSBI

Yudi Tri Harsono

Abstrak


ABSTRAK

 

Harsono, Yudi Tri. 2012. Perbedaan Stres dan Harga Diri Guru Ditinjau dari Status Sekolah RSBI dan Non RSBI. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Drs. Mochamad Bisri, M.Psi.

 

Kata kunci: stres, harga diri, guru, RSBI

 

RSBI merupakan langkah awal bagi terbentuknya suatu sekolah nasional menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI) . Standar kompetensi yang harus dimiliki para guru yang mengajar di RSBI antara lain semua guru mampu memfasilitasi pembelajaran berbasis TIK dan mampu mengampu pembelajaran dengan menggunakan bahasa inggris, namun pada realitanya tidak demikian, sehingga mengakibatkan para guru merasa tertekan dan stres. Mampu memenuhi standar kompetensi menunjukkan bahwa kompetensi berprestasi RSBI lebih tinggi dibandingkan Non RSBI, sehingga guru yang mengajar pada sekolah RSBI akan cenderung memiliki harga diri yang tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan stres dan harga diri guru ditinjau dari status sekolah RSBI dan Non RSBI. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif komparatif. Subjek penelitian sebanyak 60 guru, dengan rincian 30 guru RSBI dan 30 guru Non RSBI. Teknik pengambilan sampel meggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala stres dan skala harga diri. Skala stres terdiri dari 58 aitem dan skala harga diri terdiri dari 48 aitem dengan yang telah teruji reliabilitasnya. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis Independent sample t test dan MANOVA.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan stres guru ditinjau dari status sekolah RSBI dan Non RSBI (p = 0,973 > 0,05), tidak ada perbedaan harga diri guru ditinjau dari status sekolah RSBI dan Non RSBI (p = 0,182 > 0,05), serta tidak ada perbedaan stres dan harga diri guru ditinjau dari status sekolah RSBI dan Non RSBI (p = 0,396 > 0,05). Stres guru RSBI tidak lebih tinggi karena telah mengikuti berbagai seminar, pelatihan, workshop, diklat, dan kursus. Harga diri guru Non RSBI tidak lebih rendah karena prestasi anak didik sekolah Non RSBI tidak kalah dari sekolah RSBI.

Disarankan kepada guru Non RSBI, meskipun tidak ada tuntutan kompetensi seperti yang disyaratkan untuk guru RSBI akan ada manfaatnya jika guru Non RSBI juga lebih meningkatkan kompetensinya seperti mengikuti seminar, workshop, pelatihan, diklat, dan kursus yang berkaitan dengan pendidikan. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk meneliti faktor-faktor lain yang menjadi permasalahan dalam bidang pendidikan.